Lompat ke isi

Sejarah Kekaisaran/Karoling

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Kekaisaran Karoling (800–887 M) merupakan suatu negara yang didominasi bangsa Franka di Eropa Barat dan Tengah selama Abad Pertengahan Awal. Negara ini dipmipn oleh dinasti Karoling, yang berkuasa sebagai raja bangsa Franka sejak tahun 751 M dan sebagai raja bangsa Lombard di Italia sejak tahun 774 M. Paada tahun 800 M, Paus Leo III menobatkan raja Frank, Charlemagne, sebagai kaisar Romawi demi memperoleh perlindungan politik, mengabaikan klaim dari Kekaisaran Bizantium yang sedang melemah. Kekaisaran Karoling terkadang dianggap sebagai fase pertama dalam sejarah Kekaisaran Romawi Suci.

Wilayah Terluas Kekaisaran Karoling pada tahun 814 M

Setelah perang saudara dari tahun 840 M sampai 843 M akibat kematian Kaisar Louis Yang Saleh, Kekaisaran Karoling terbagi menjadi kerajaan-kerajaan otonom, dengan adanya satu raja yang masih diakui sebagai kaisar tapi hanya memiliki sedikit kekuasaan di luar kerajaannya sendiri. Pada tahun 884 M Charles Si Gemuk menyatukan semua kerajaan Karoling untuk yang terakhir kalinya, namun dia digullingkan oleh para bangsawan Frank pada tahun 887 M dan meninggal pada tahun 888 M, sedangkan kekaisarannya dengan cepat terpecah.

Bros bergaya Karoling dari tahun 800 M

Karena satu-satnya laki-laki pewaris dinasti yang sah adalah seorang anak kecil, para bangsawan memilih raja dari luar diansti atau, di kerajaan timur, seorang anak haram keturunan dinasti Karoling. Garis keturunan anak haram ini terus berkuasa di timur sampai tahun 911 M. Sedangkan di kerajaan barat, dinasti Karoling yang sah dipulihkan pada tahun 898 M dan berkuasa sampai tahun 987 M dengan diselingi gangguan dari tahun 922 sampai 936 M.

Prajurit Karoling abad ke-8 sampai 10 M

Populasi Kekaisaran Karoling adalah sekitar sepuluh sampai dua puluh juta orang. Kawasan pusatnya adalah Francia, daerah antara Sungai Loire dan Sungai Rhine. Di sana ada kota Aachen, yang dipilih oleh Charlemagne sebagai tempat kediamannya. Di selatan, Kekaisaran Karoling meliputi Pegunungan Pyrenees dan berbatasan dengan Keamiran Córdoba dan (setelah tahun 824 M) dengan Kerajaan Pamplona; di utara berbatasan dengan Kerajaan Bangsa Dan (Denmark); di barat memiliki perbatasan darat pendek dengan Brittany, yang kemudian menjadi negara bawahan; dan di timur memiliki perbatasan yang panjang dengan bangsa Slav dan Avar, yang pada akhirnya dikalahkan dan wilayah mereka diambil oleh Kekaisaran Karoling. Di Italia selatan, klaim kekuasaan Kekaisaran Karoling ditentang oleh Kekaisaran Bizantium dan sisa-sisa Kerajaan Lombard di Kepangeranan Benevento.

Koin yang menampilkan Charlemagne