Senja: Permainan dari Masa Kecil/Baguli
Pada suatu sore di kampung Pangkep, tampak sekelompok anak-anak berkumpul di lapangan tanah. Mereka membawa sekantong kecil kelereng warna-warni disebut baguli dalam bahasa Makassar.
Baguli adalah sebuah permainan pada masa kecil juga sering disebut sebagai kelereng, karena ini adalah sebuah bola kecil yang sangat sering dimainin oleh anak-anak, saya juga dulu sangat suka bermain baguli tanpa sadar sudah sampai petang karena permainan ini sangat asyik sehingga kita lupa waktu, terkadang baguli ini dijadikan sebagai koleksi karena berbagai macam coraknya yang unik dan menarik, masing-masing mempunyai keunikannya masing-masing.
Ketika sore tiba suara anak-anak berashut riang saat sedang bermain baguli, didalam lingkaran kaca ada semua lingkaran kecil yang tergambar ditanah, butir-butir kelereng yang berwarna warni memantulkan sebuah cahaya.
Kelereng bukan hanya sekedar ia adalah saksi bisu dari sebuah pertemana yang terjalin, ada sensasi tersendiri saat kelereng itu meluncur beberapa merasa tertantang, sementara yang lain penasaran mencobanya lagi. Satu per satu mereka mendorong kelereng, beberapa masuk, beberapa terpental. Mereka tertawa, beradu strategi, dan belajar menerima kemenangan juga kekalahan.
Setelah beberapa putaran permainan, keringat mulai bercucuran di wajah mereka, namun tak satupun ingin berhenti.