Lompat ke isi

Seuntai Harapan

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Seuntai Harapan

[sunting]
Sebuah Puisi

Sebuah rasa,
mengalun bersama hembusan angin,
menari dalam pusaran waktu yang tak terduga.

Hari ini,
aku mencintaimu,
tak peduli esok akan pudar atau membiru.
Hari ini,
aku merasa damai dengan kata-katamu,
tak peduli itu asli atau palsu.

Definisi malam dan bintang malam ini,
tetap abadi dalam maknanya,
tak berubah dari malam-malam sebelumnya.
Namun rinduku padamu,
kini kian membakar,
jauh berbeda dari rindu-rindu yang lalu.

Pada akhirnya hari ini,
saat ketidakpastian memelukku erat,
aku berketetapan hati:
"aku takkan pernah melepasmu".
Sebab rasa ini,
telah kutemukan sebagai rumah.