Si Ayam dan Hujan Pertama
Di sebuah hutan yang rindang, hiduplah seekor ayam kecil bernama Lala. Lala sangat senang bermain, tetapi ia kurang suka membantu teman-temannya.

Suatu hari, langit menjadi gelap dan angin mulai bertiup kencang. “Wah, sebentar lagi hujan pertama musim ini akan turun,” kata Burung Pipit. Semua hewan sibuk mempersiapkan rumah mereka agar tetap kering. Tupai menutup lubang rumahnya dengan daun besar, Semut-semut menutup pintu sarangnya dengan tanah, dan bahkan kura-kura pun memeriksa cangkangnya.
Tapi Lala hanya melompat-lompat sambil berkata, “Ah, nanti juga selesai hujannya. Lebih baik aku bermain saja!”
Tak lama kemudian, hujan deras turun. Lala yang tidak punya tempat berlindung pun basah kuyup. Ia menggigil kedinginan. “Andai tadi aku membantu membuat atap daun seperti Tupai,” pikirnya.
Melihat Lala kedinginan, burung pipit memanggil, “Masuklah ke rumahku sebentar. Besok kamu bisa membuat tempat berteduh sendiri.”
Keesokan harinya, Lala membantu semua hewan menyiapkan rumah mereka. Ia belajar bahwa menolong dan mempersiapkan diri itu penting. Sejak saat itu, Lala menjadi ayam yang rajin dan suka membantu.