TAKTIK MENDIDIK - BERBAGI PRAKTIK BAIK PENDIDIKAN/Canva Tingkatkan Interaktivitas Siswa
Oleh : Stephanus Fajar Pamungkas
Situasi
[sunting]Sebagai guru mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Otomotif di kelas X jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), saya menyadari bahwa siswa seringkali mengalami kesulitan dalam memahami dan mengidentifikasi berbagai jenis peralatan tangan (hand tools) beserta fungsinya di bengkel otomotif. Hal itu disebabkan salah satunya karena belum semua siswa pernah menggunakan handtools tersebut atau mungkin pernah menggunakan namun belum memahami nama dan fungsi handtools dengan baik. Metode pembelajaran konvensional seperti ceramah dan buku teks terasa kurang menarik dan kurang efektif dalam menanamkan pemahaman yang mendalam. Selain itu, seiring dengan perkembangan teknologi, fenomena dan intensitas penggunaan gawai (smartphone) oleh siswa semakin hari semakin meningkat. Sehingga perlu sebuah inovasi untuk membantu siswa belajar memahami dan mengidentifikasi handtools di bengkel otomotif sebelum siswa praktik secara langsung di bengkel.
Tantangan
[sunting]Berdasarkan situasi yang ada, maka sebagai guru saya tertantang untuk membuat sebuah desain kegiatan pembelajaran di kelas (sebelum praktik di bengkel) agar lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebiasaan siswa generasi Z. Desain pembelajaran dilakukan dengan mengintegrasikan pembelajaran Dasar-Dasar Teknik Otomotif ke dalam sebuah pembelajaran digital berbasis web dengan memanfaatkan gawai (smarphone) yang dimiliki siswa. Sehingga, penggunaan gawai menjadi lebih positif dan bermanfaat bagi siswa di sekolah.
Tindakan
[sunting]Berdasarkan situasi dan tantangan yang ada di dalam kelas, maka saya memutuskan untuk mengembangkan Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) berbasis website menggunakan aplikasi CANVA. Canva merupakan aplikasi yang bisa membuat desain media pembelajaran visual yang menarik[1]. Canva adalah platform alat bantu desain dan publikasi online dengan misi memberdayakan semua orang di seluruh dunia agar dapat membuat desain apa pun dan mempublikasikannya di mana pun. Dengan Canva, Anda dapat dengan mudah membuat materi dalam format visual (gambar) yang menarik dengan template dan materi-materi visual lainnya yang siap pakai dan dapat dimodifikasi[2]. Aplikasi Canva dipilih karena mudah digunakan, memiliki fitur desain yang menarik, dan dapat diakses melalui gawai (smartphone) secara berulang-ulang[3] dengan harapan pembelajaran di kelas menjadi lebih aktif, lebih hidup, dan interaktif.
Langkah-langkah yang saya lakukan adalah sebagai berikut:
[sunting]- Perencanaan
- Mengidentifikasi tujuan pembelajaran yang ingin dicapai (memahami dan mengidentifikasi peralatan tangan / handtools).
- Membuat desain interface MPI yang menarik dan navigasi yang friendly.
- Mengumpulkan materi pembelajaran tentang handtools, termasuk gambar, video, dan penjelasan detail.
- Menyusun kuis interaktif untuk menguji pemahaman siswa.
- Pengembangan
- Menggunakan fitur-fitur Canva untuk membuat slide presentasi interaktif.
- Menambahkan animasi, transisi, navigasi dan elemen desain lainnya untuk membuat MPI lebih menarik.
- Mengintegrasikan video penjelasan tentang penggunaan peralatan tangan.
- Membuat kuis interaktif dengan memanfaatkan aplikasi Quizizz dan Wordwall.
- Implementasi
- Memperkenalkan MPI kepada siswa dan memberikan penjelasan tentang cara menggunakannya.
- Meminta siswa mengunduh aplikasi Canva di gawai mereka atau mengakses melalui tautan website.
- Memfasilitasi siswa dalam menggunakan MPI secara mandiri.
- Memberikan umpan balik terhadap hasil belajar siswa.
Materi pembelajaran dirancang menggunakan Canva berbasis web yang menarik dengan mengintegrasikan beberapa komponen seperti presentasi animasi, gambar, video, materi, dan kuis interaktif. Materi-materi disusun dalam bentuk powerpoint dan memanfaatkan fitur hyperlink (tautan), kemudian kita bagikan dalam format situs web yang dapat diakses oleh siswa melalui gawai mereka masing-masing.
Komponen MPI yang dikembangkan ini memuat di antaranya :
[sunting]- Tujuan Pembelajaran
- Pertanyaan Pemantik
- Pre-Test
- Materi Ajar
- Video Pembelajaran
- Post-Test
- Referensi
- Refleksi
- Info Pengembang MPI
- Petunjuk Penggunaan dan Navigasi
Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) Canva ini dapat diakses pada tautan berikut https://ddtoeste.my.canva.site/ dan juga dapat diakses pada tautan https://guru.kemdikbud.go.id/bukti-karya/pdf/686288.
1. Kegiatan Pembelajaran
[sunting]- Kegiatan pendahuluan : Salam Pembuka, Berdoa, Apersepsi, Penyampaian Tujuan Pembelajaran, Pemahaman Bermakna, dan Pertanyaan Pemantik.
- Kegiatan Inti : Siswa diminta secara mandiri dan kolaboratif untuk belajar menggunakan gawai (smartphone) mereka masing-masing (juga dibantu guru dengan menayangkan di layer proyektor).
- Penutup : Asesmen, Kesimpulan, Refleksi, Umpan Balik, dan Salam Penutup
2. Strategi Pembelajaran
[sunting]Pembelajaran dilakukan dengan pendekatan student oriented berbasis TIK artinya pembelajaran berorientasi pada kebutuhan belajar siswa dengan siswa secara mandiri mengakses MPI memanfaatkan gawai (smartphone) mereka masinng-masing.
3. Metode Pembelajaran
[sunting]Pembelajaran ini menggunakan metode Project Based Learning (PjBL) dengan meminta siswa terlebih dahulu secara mandiri memahami dan mengidentifikasi peralatan tangan (handtools), kemudian diberikan penugasan secara kelompok kolaboratif untuk membuat video penggunaan beberapa handtools yang ada di bengkel otomotif.
Hasil
[sunting]Penggunaan MPI berbasis CANVA menunjukkan hasil yang relatif positif. Siswa terlihat lebih antusias dan termotivasi dalam belajar. Mereka lebih mudah memahami dan mengingat berbagai jenis peralatan tangan beserta fungsinya.
Indikator Keberhasilan
[sunting]- Pemahaman Siswa: Siswa memiliki pengetahuan awal yang lebih baik sehingga memudahkan pembelajaran praktik di bengkel otomotif.
- Peningkatan Hasil Belajar Siswa: Nilai rata-rata siswa meningkat dan siswa lebih mudah dan cepat dalam menggunakan peralatan (handtools) saat praktik di bengkel
- Keterlibatan Aktif: Siswa lebih aktif bertanya, berdiskusi, dan berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran.
- Umpan Balik Positif dan Reflektif: Sebagian besar siswa memberikan umpan balik positif terhadap penggunaan MPI.
- Siswa merasa lebih terbantu dan lebih mudah memahami materi. Apalagi MPI dapat diakses dan digunakan kapanpun dan dimanapun sehingga siswa dapat membukanya kembali apabila diperlukan untuk belajar.
- Siswa menyambut dengan antusias terkait metode pembelajaran yang digunakan ini. Mereka mengatakan bahwa baru pertama kali belajar menggunakan MPI jenis ini. Siswa dapat belajar dengan lebih fleksibel dan menyenangkan, sambil tetap mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang materi dasar otomotif khususnya identifikasi peralatan tangan (handtool).
- Saya pribadi sebagai guru tentu merasa senang melihat antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran berbasis Canva situs web ini. Dengan adanya visualisasi yang menarik dan interaksi secara langsung, siswa lebih mudah memahami dan mudah mengidentifikasi jenis dan fungsi peralatan tangan (handtool) di bengkel otomotif.
Tantangan
[sunting]Setiap inovasi dan metode pembelajaran pasti terdapat tantangan dan kelemahan dalam implementasinya. Selama proses pembelajaran masih dijumpai beberapa kendala, akan tetapi dapat diantisipasi dan ditangani dengan baik. Beberapa tantangan yang muncul diantaranya :
- Paket data (kuota) siswa, ketidaktersediaan paket data di smarphone siswa.
- Smartphone yang digunakan siswa, kurang support untuk digunakan dan jika smartphone tertinggal di rumah.
- Tingkat kedalaman materi ajar, sehingga MPI hanya disusun sampai pada tahapan berpikir memahami dan mengidentifikasi, selebihnya dilakukan dengan praktik langsung di bengkel otomotif.
- Manajemen waktu dalam pembelajaran dan pengerjaan tugas, perlunya kesepakatan dan timeline pembelajaran sehingga siswa dapat mencapai target sesuai dengan tujuan belajarnya.
- Perlunya proses penyesuaian dalam pengintegrasian atau penggunaan MPI berbasis TIK yang mungkin ini baru bagi siswa kelas X.
Hal tersebut dapat ditanggulangi dengan menayangkan MPI di layer proyektor, meminta siswa bergantian menggunakan smartphone atau menggunakan laptop guru.
Kesimpulan
[sunting]Penggunaan Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) berbasis Canva terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang peralatan tangan pada mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Otomotif. Metode ini membuat pembelajaran lebih menarik, aktif, dan interaktif. Selain itu, penggunaan gawai (smartphone) dalam pembelajaran juga meningkatkan fleksibilitas dan aksesibilitas materi pembelajaran. Respon positif siswa setelah mengikuti pembelajaran dalam implementasi MPI berbasis Canva menjadi bukti bahwa teknologi digital dapat menjadi salah satu alternatif alat yang ampuh untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Semoga inovasi ini dapat menginspirasi guru-guru lainnya untuk menerapkan teknologi dalam pembelajaran. Saya berharap praktik baik ini dapat menjadi inspirasi bagi guru lain untuk memanfaatkan teknologi dalam menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, aktif, dan interaktif.
Referensi
[sunting]- M. T. Kharissidqi and V. W. Firmansyah, “APLIKASI CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF,” Indonesian Journal Of Education And Humanity, vol. 2, no. 4, pp. 108–113, Nov. 2022, [Online]. Available: https://www.canva.com.
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, “ Apakah itu Canva untuk Pendidikan?,” https://pusatinformasi.belajar.id/hc/id/articles/11575688847513-Apakah-itu-Canva-untuk-Pendidikan.
- N. Zebua, “Zebua_View of Potensi Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran Praktis Bagi Guru Dan Peserta Didik,” EDUCATIVO: JURNAL PENDIDIKAN, vol. 2, no. 1, pp. 229–234, May 2023, Accessed: Feb. 04, 2025. [Online]. Available: http://doi.org/10.56248/educativo.v2i1.127