Lompat ke isi

Telok Ukan Khas Prabumulih

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Menurut penjelasan yang tertulis dalam buku berjudul "Pendidikan Kewirausahaan Berbasis Mulok: Kuliner Wong Kito" yang ditulis oleh Ida Yulia sebagai salah satu referensi penting dalam mempelajari kuliner tradisional khas Sumatera Selatan, telok ukan merupakan salah satu jenis makanan tradisional khas Palembang yang memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri yang sangat berbeda dibandingkan dengan makanan-makanan tradisional lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. Keunikan yang paling menonjol dari telok ukan ini terletak pada cara pembuatan dan teknik pencetakannya yang sangat unik dan kreatif, dimana adonan telok ini dibuat dengan menggunakan cangkang telur ayam atau telur bebek asli sebagai wadah cetakan alami yang kemudian diisi dengan adonan berbahan dasar telur yang telah dibumbui dengan berbagai rempah-rempah khas Palembang, dan setelah adonan dimasukkan ke dalam cangkang telur tersebut, bagian lubang atau celah pada cangkang telur akan disumbat atau ditutup rapat menggunakan bahan alami seperti gabus atau potongan bambu kecil untuk mencegah adonan cair meluber atau tumpah keluar dari cangkang selama proses pemasakan atau perebusan berlangsung, sehingga menghasilkan bentuk telok ukan yang bulat sempurna menyerupai telur utuh dengan tekstur dan rasa yang khas serta menarik untuk disantap.

Bahan-bahan Membuat Telok Ukan

[sunting]
  • 5 butir telur bebek
  • 3 butir telur ayam (ambil cangkangnya)
  • 150 cc santan kental
  • 1 sdm jus pandan (opsional: daun suji)
  • 3 sdt kapur sirih
  • 1 sdt garam

Alat untuk Membuat Telok Ukan

[sunting]

Alat untuk Membuat dan Menyiapkan Cetakan:

  • Jarum pentul atau jarum jahit besar
  • Sendok teh
  • Sumpit panjang atau tusuk sate
  • Mangkuk atau wadah penampung
  • Lap bersih atau tisu dapur
  • Rak pengering atau penyangga sumpit

Alat untuk Membuat Adonan:

[sunting]
  • Mangkuk besar
  • Garpu, pengocok telur manual, atau mixer
  • Saringan halus atau kain saring
  • Wadah untuk menampung adonan yang sudah disaring

Alat untuk Mengisi dan Menutup Cangkang:

[sunting]
  • Sendok kecil atau sendok teh
  • Pipet besar atau spuit (opsional)
  • Corong kecil (opsional)
  • Kayu gabus atau sumbat kayu
  • Potongan bambu kecil (alternatif)

Alat untuk Mengukus:

[sunting]
  • Wadah kecil untuk kue atau cetakan muffin
  • Kukusan atau steamer
  • Kompor

Alat untuk Mengangkat dan Menyajikan:

[sunting]
  • Penjepit makanan atau penjepit kue
  • Sarung tangan dapur atau lap tebal
  • Nampan atau piring besar
  • Pisau kecil (opsional)
  • Piring saji

Cara Membuat:

[sunting]
  1. Cuci bersih telur bebek, kemudian buatlah lubang kecil di ujung cangkang menggunakan jarum atau diketuk dengan sendok teh. Pastikan ukuran lubangnya tidak terlalu besar atau kecil.
  2. Aduk isi telur dengan sumpit sebelum dikeluarkan. Setelah itu, keluarkan isinya dengan hati-hati.
  3. Cuci bersih cangkang telur dengan air mengalir (tanpa sabun) dan tiriskan di atas sumpit.
  4. Campurkan santan, garam, jus pandan, dan kapur sirih dalam adonan telur. Kocok hingga rata dan saring.
  5. Isi cangkang telur dengan adonan hingga 3/4 bagian. Tutup rapat dengan kayu gabus.
  6. Letakkan telur dalam wadah kecil untuk kue sebelum dikukus.
  7. Kukus selama 15 menit dengan api kecil untuk menghindari telur pecah.
  8. Angkat telur setelah matang, dan telok ukan siap disantap.

Cara Membuat Cetakan Telok Ukan:

  1. Lubangi cangkang telur bebek atau ayam dengan jarum di bagian ujung yang berongga.
  2. Lubang harus berukuran seperti ujung jari telunjuk.
  3. Keluarkan isi telur dengan hati-hati.
  4. Cuci bagian dalam telur dengan perlahan.