Wawacan Wulang Tani/Pupuh Sinom
Tampilan
IV
Pupuh Sinom
Pupuh Sinom
- Pasal tiga puluh satu, tata cara menanam Bambu Tali (Awi Tali), bibitnya dari hasil menebang, pilih yang besar dan bagus. Saat memotong bibit, harus tampak bekas kapak, jangan dibuang-buang, bila sudah dapat bibitnya, harus diletakkan dalu di tempat lembap.
- Disebar serta ditutup, jangan terlalu kepanasan, bila sudah tumbuh tunasnya, barulah bibit ditanam. Bagus di tanah miring, jaraknya tidak tentu, sesuai kebutuhan, bila ditanam rapat jadi kecil, bila jarang maka akan besar bambunya.
- Empat tahun sudah bisa dipanen, bila di tempat yang dingin, cocok dipakai untuk sarang, dari setiap dapur pilih, tiga tahun pun masuk, lumayan untuk bahan usuk. Untuk harganya di pasar, sebilah empat duit, yang besarnya cukup untuk sarang tadi.
- Yang sama caranya, dengan menanam bambu tali, hanya tiga belas macam. Pertama namanya bambu geulis, kedua bambu kuning, ketiga bitung bitung, keempat bambu surat, kelima gombong, bambu wulung, bambu bulu yang ketujuh.
- Bambu temen kedelapan, haur cucuk, haur geulis, yang sama caranya, bambu apus dan kirisik. Tiga belas macam. Yang disebut bambu tutul, cara menanamnya, tidak berbeda dengan bambu tali, hanya harganya sebilah laku satu uang.
- Jika dibuat rancatan (pikulan), atau pembungkus kopi, apalagi untuk sasampayan (jemuran). Pasl tiga puluh dua, penjelasan menanam Rumbia (Kirai). Bijinya yang diambil. Jika ketemu, tongkolnya yang kecil. Menanamnya harus di rawa-rawa.
- Jarak dari pertama menanam, sampai mendapat hasil, kata yang sudah menanam, 6-7 tahun lamanya. Kalau di tempat dingin, sekitar 20an tahun, sampai bisa dipanen, itu daunnya dipilin, untuk atap balai, lumbung, dan rumah.
- Atap rumbai itu, lebih awet daripada atap ilalang, kata yang sudah mencobanya. Empat kali dari ilalang. Ilalang setahun sekali ganti. Rumbia tiga-empat tahun. Lebih bagus lagi yang banyak, menanam rumbia di tepi sungai, serta menanam di rawa yang luas.
- Jika tidak dipikirkan, menanam rumbia dan ilalang, akhirnya akan kesusahan, mengatapi rumah dan lumbung, peninggalan kakek. jika tidak diteruskan oleh kita, jangan dirusak, harus ingat tambahkan lagi, yang begitu disebut panjang ingatan.
- Pasal tiga puluh tiga, penjelasan menanam Nanas (Ganas). Bibit yang ditanam bagusnya yang kecil. Menanamnya harus teliti, di tanah yang sudah dicangkul dan rata. Diberi jarak masing-masing sehasta, ditadah atau memakai pematang.
- Dari mulai ditanam sampai muncul bakal buah, lamanya kurang dari 25 bulan kalau bibit yang kecil. Jika yang besar bibitnya, muncul bakal buah sekitar setahun. Hasil buah yang bagus biasanya dari bibit yang kecil. Besar, manis, harganya laku satu uang.
- Jarak antar jajaran, katilu setengah kaki. Nanas ada tiga jenis, yang pernah ditemukan penulis, rasanya berbeda. Beda buah beda daun. Satu daunnya hijau, satu lagi merah semu kuning. Yang daunnya hijau itulah yang enak.
- Yang ketiga berasal dari seberang. Buahnya kecil. Asalnya dari India Timur. Raanya lebih manis, bahkan bonggolnya juga manis. Gurih dan enak. Adapun cara menanamnya, dan umurnya, tidak beda dari nanas pada umum.
- Pasal tiga puluh empat. Cara menanam Kaliki (Jarak). Bijinya yang ditanam. Diberi jaraknya delapan kaki. Ditanamnya di jami, atau dicampur-campur dengan tanaman lainnya. Satu tahun sudah muncul bakal buah. Harganya di pasar sesen sebatok.
- Pasal tiga puluh lima. Yang dipakai untuk bibit Daluang (Saeh) ialah dahannya yang ditancapkan. Masing-masing berjarak enam kaki. Bisa juga ditanam di kebun kopi, untuk meneduhkannya. Jadi akan dapat dua hasil, dari kopi dan dari daluang itu.
- Coba kalau menanamnya banyak, mungkin hasilnya juga banyakl, serta gampang memeliharanya. Sebab bisa diselingi, dengna menanam yang lain juga. Ketika pohon sudah tinggi, tebang, ambil kulitnya. Dikupas tipis-tipis, lalu direndam untuk dibuat kertas daluang.
- Harga selembarnya, umumnya satu duit. Jika lembarnya lebar, selembarnya empat duit, Kegunaannya banyak, untuk membungkus-bungkus, kalau bagus merawatnya, tidak rusak sekali waktu, terutama ditanam di ladang.
- Pasal tiga puluh enam. Pohon mandalika bibinya dari biji. Ditanam di tengah-tengah kebun. Masing- masing berjarak 8 kaki. Sudah bisa dipanen dalam kurun empat tahun. Buahnya bisa dipupuk. Tidak banyak buahnya, hanya puluhan. Ddi pasar, satu buah harganya lima duit
- Pasal tiga puluh tujuh. Cara menanam Kluwih (Kelewih). bijinya yang ditanam. Jika ditanam di tempat dingin, sampai keluar bakal buah, sekitar delapan tahun. Pohonnya merambat. Buahnya ratusan biji. Harga buah satuan biasanya satu duit.
- Pasal ketiga puluh delapan. Kepayang (Picung) ditanam dari biji. Caranya tidak berbeda, dengan cara menanam kluwih. Begitu juga dengan umurnya. Harganya buahnya, dua duit pada umumnya. Paling banyak dijual oleh orang pesisir. Jika sudah menjadi kluwih mah mahal.
- Lebih bagus ditanami banyak, karena kluwih itu, menguatkan tubuh. Bijinya yang dimakan. Pulau Ottahaiti, kluwih dijadikan nasi. Seperti di tempat kita mah beras. Jadi makanan pokok, sangat diperlukan, jika diperbanyak penanamannya.
- Jika sedang musim hujan, bisa dijadikan pengganti padi, tidak ada bedanya. Rasanya pulen sekali. Di pulau yang tadi, disimpan di gudang seperti gandum, bijinya ditumpuk. Memanen setiap musim, seperti kita menyimpan padi dari sawah.
- Jika akan menanam banyak, jangan terlalu rapat. Masing-masing berjarak tiga tombak. Sebab pohon kluwih , merambatnya sangat banyak. Jika tumbuhnya bersamaan dengan tanaman lain, buahnya berkurang, dan sering gugur bakal buahnya. Juga harus dipertimbangkan besar pohonnya.
- Ketiga puluh sembilan, Kananga ditanam dari biji, kalau ketemu tunasnyanya (kongkoak). Jika ditempat dingin, lima tahun sudah berbuah. Dahannya berbunga lebat. Harga sepuluh bunga, pasarannya satu duit, yang umum ditemui di Pasar Limbangan.
- Pasal ke empat puluh. Menanam Tanjung dari bijnya. Penanamannya sama seperti kananga tadi, begitu juga umurnya, seperti yang sudah disebut. Hanya saja harga bunganya berbeda. Satu bakul (boboko) harganya lima duit. Dijual ke pedagang rias di pasar.
- Pasal Empat puluh satu, cara menanam Pacar Keling. Dahannya yang ditanam. Jika sedang musim hujan, ditancapkan juga bisa tumbuh, tetapi yang lebih baik, dicangkokkan dahannya. Maka tidak akan sakit dan cepat hidup. Dua tahun berbunga setiap dahannya.
- Harga bunganya di pasar, seporsinya hanya satu duit. Pasal empat puluh dua, menanam Pacar Culan juga begitu, seperti halnya pacar keling. Penanamannya semuanya sama, malah harga bunganya, tidak berbeda dengan pacar keling. Hanya saja pacar culan bau sedapnya lebih unggul.