Manajemen Jaringan/Manajemen Fault

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Langsung ke: navigasi, cari
<< Pendahuluan Manajemen Fault - Manajemen Jaringan Manajemen Konfigurasi >>

Tahapan pengembangan: 25% Manajemen fault mencakup deteksi masalah, pengisolasian fault, dan perbaikan sehingga kembali ke operasi normal. Biasanya hal ini dilakukan dengan cara menangkap event dan trap yang dikirim oleh berbagai elemen jaringan.

Berbagai piranti mengkomunikasikan fault melalui SNMP Trap. Trap ini dikirim oleh piranti ke suatu alamat yang telah ditentukan. Agar alamat tujuan dapat menerima dan mengolah trap, diperlukan daemon yang mampu melayaninya. Contoh perangkat lunak yang dapat menerima trap SNMP adalah Net-SNMP.

Pranala Luar[sunting]