Afrika Kuno/Arsitektur/Abad Pertengahan

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
<< Arsitektur Romawi Arsitektur Abad Pertengahan - Afrika Kuno >>
Masjid Agung Kairouan
Gereja potong batu di Lalibela

Setelah invasi Muslim pada 700-an M, sebagian besar penduduk Afrika Utara pun memeluk Islam. Mereka kemudian membangun banyak masjid dan benteng di sana salah satunya adalah masjid Agung di Kairouan.

Di sepanjang pesisir Afrika, pengaruh Islam mulai masuk sejak kira-kira 1000 M, yang membuat penduduk di sana mulai membangun masjid juga. Namun, di Ethiopia dan Sudah, orang lebih banyak membangun gereja, misalnya gereja di Lalibella, yang dibangun sekitar 1300 M. Para arsitek Ethiopia memperoleh pengetahuan tentang teknik potong batu untuk membangun gereja melalui perdagangan dengan India, karena para arsitek India telah membuat banyak kuil Hindu dan Buddha dengan teknik pootng batu sejak sekitar 200 SM.

Di kawasan tengah Afrika, di Zimbabwe modern, di ujung rute perdagangan gading dan emas, oraag-orang membangun sebuah kota yang disebut Zimbabwe Raya, sekitar 1200 M.

Di Afrika Barat, di ujung rute perdagangan emas dan budak, khususnya di Timbuktu and Djenne (Mali modern), banyak pula kota dan masjid yang dibangu. Tidak banyak batu berkualitas di Afrika, sehingga biasanya bangunan dibuat dari bata lumpur.

Templat:Afrika Kuno