Afrika Kuno/Pakaian/Prasejarah

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
<< Pakaian Prasejarah - Afrika Kuno Pakaian Zaman Kuno >>

Afrika adalah tempat yang luas, sehingga terdapat banyak gaya berpakaian di sana. Selain itu terdapat pula perbedaan berdasarkan berbagai periode waktu di Afrika.

Orang Afrika nampaknya mulai mengenakan pakaian sekitar 180.000 tahun silam, tidak lama setelah Homo sapiens muncul. Awalnya orang membuat pakaian dari kulit hewan. Mereka juga membuat perhiasan dari kerang, telur burung, dan bulu unggas.

Beberapa tahun kemudian, orang mulai membuat pakaian yang lebih ringan dan dingin. Jenis pakaian pertama di Afrika mungkin dibuat dari serat kulit kayu yang ditumbuk dan diikat menjadi satu. Di Uganda, Afrika Tengah, misalnya, orang menggunakan kulit kayu ara. Jenis kain kulit kayu ini mungkin berkaitan dengan perkembangan papirus Mesir. Orang juga menggunakan kain tumbukan dari sawit rafia, seperti yang dilaporkan Herodotos dalam kisah penjelajah Persia, Sataspes.

Kain kulit kayu diberi warna agar dapat menghasilkan beragam corak. Pewarna yang paling penting adalah indigo, yang kini digunakan untuk mewarnai jins biru. Orang Afrika menggunakan celup ikat untuk membuat corak pada kain. Di beberapa tempat, wanitalah yang membuat pakaian dan di tempat lainnya laki-laki yang melakukannya. Meskipun demikian, orang Afrika awal tetap mengenakan rambut dan kulit hewan, penutup kepala bulu unggas, serta perhiasan dari kerang, telur, bulu, dan rumput.

Templat:Afrika Kuno