Lompat ke isi

Cinta Bersemi di Rumah Santri/Kebesaranmu Tak Tertandingi

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
KebesaranMu Tak Tertandingi
oleh Noor Laili

Suara merdu memecah keheningan pagi
Nada yang lembut nan menyejukkan hati
Hatiku tersentuh untuk bangkit dari lelah malamku
Untuk bersuci dan menghadapMu

Kadang hati merasa perih
Kadang hati serasa tersayat oleh duri
Kadang hati seakan tak berdenyut
Ketika satu detik pun aku tak mendengar suara itu

Kulirik lubang kecil dalam salah satu jendela kamarku
Kutatap tajam dengan wajah sayuku
Kupandangi dan kunikmati
Tampak serombongan orang muslim
Berjalan memenuhi panggilanNya

Hatiku pun berbisik
Kenapa engkau lengah
Kenapa engkau tak bergegas
Kenapa engkau hanya memandang dan memandang

Aku pun sadar
Betapa besar keagunganMu
Betapa besar namaMu
Semua yang ada di dunia ini pun tak sanggup menahan tangis
Bila meminta dan memohon kepadaMu

Benar,
Suara azan itu
Nada yang sangat indah bagiku
Tak ada yang lain hanya milikMu
Aku malu akan kebesaranMu