Doa Berbuka Puasa Sesuai Sunah

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Doa berbuka puasa sesuai sunah amat perlu untuk diketahui. Setiap bulan Ramadhan kaum muslimin baik laki-laki maupun wanita melaksanakan ibadah puasa. Selama sebulan penuh mereka mengerjakan ibadah puasa dengan khusyu. Puasa memang bagian dari rukun Islam. Bagi yang tidak ada halangan, maka setiap muslim wajib melaksanakan. Dengan menjalankan ibadah puasa ini diharapkan setelah nanti akan menjadi pribadi-pribadi yang bertakwa. Bagus akhlaknya dan ibadah lainnya pun dijalankan dengan baik.
Puasa adalah menahan hal-hal yang membatalkan puasa dari waktu subuh hingga maghrib. Salah satu yang membatalkan puasa yaitu makan dan minum dengan sengaja. Sebelum waktu subuh kaum muslimin makan sahur. Sedangkan bila nanti sudah masuk waktu adzan maghrib maka sudah dibolehkan untuk berbuka puasa. Kaum muslimin sangat gembira ketika berbuka puasa.


Waktu berbuka puasa memang membahagiakan sekali. Sebaiknya, saat berbuka diawali dengan minum dan makan buah-buah yang manis seperti buah kurma. Tidak lupa pula untuk memperhatikan adab saat berbuka yakni membaca doa berbuka puasa. Mengenai lafazh doanya ialah sebagai berikut.


للّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya:

"Ya Allah karena-Mu, dengan-Mu aku beriman, dan hanya kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, atas segala rahmat-Mu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih."


Kemudian setelah membatalkan puasa dengan minum serta makan beberapa makanan ringan, bacalah bacaan doa berikut ini sebelum menunaikan sholat maghrib untuk mengucap syukur kepada Allah SWT.


ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.

Artinya:

"Telah hilang dahaga (rasa haus), dan urat-urat telah basah serta pahala telah ditetapkan, insya Allah."

Pranala Luar[sunting]