Islam/Hadits-Hadits Qudsi/Sunan Abu Dawud

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Hadits-Hadits Qudsi dalam Sunan Abu Dawud
Hadits-Hadits Qudsi
Sunan Abu Dawud
»
Muwaththa Malik


Dalam Sunan Abu Dawud terdapat 15 hadits qudsi dalam 9 kitab yang kesemua hadits tersebut sah. Diantaranya ada dua hadits qudsi yang serupa dengan sanad yang berbeda. Berikut akan dikemukakan ke-15 hadits tersebut. Derajat semua hadits qudsi tersebut adalah shahih, kecuali disebutkan lain (yaitu hasan). Angka pada awal hadits menunjukkan nomor urut hadits qudsi dan nomor dalam kurung menunjukkan nomor hadits dalam Sunan Abu Dawud menurut penomoran Muhyiddin. Inilah hadits-hadits qudsi tersebut:

Kitab Shalat[sunting]

Bab tentang Menjaga Waktu Shalat[sunting]

قَالَ سَعِيْدُ بْنُ الْمُسَيِّبِ إِنَّ أَبَا قَتَادَةَ بْنَ رِبْعِيٍّ أَخْبَرَهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : قَالَ اللّهُ تَعَالى : إني فَرَضْتُ عَلَى أُمَّتِكَ خَمْسَ صَلَوَاتٍ وَعَهِدْتُ عِنْدِي عَهْدًا أنهُ مَنْ جَاءَ يُحَافِظُ عَلَيْهِنَّ لِوَقْتِهِنَّ أَدْخَلْتُهُ الجنَّةَ وَمَنْ لَمْ يُحَافِظْ عَلَيْهِنَّ فَلا عَهْدَ لَهُ عِنْدِي .


1 (430). Dari Ibnu Syihab az-Zuhri, ia berkata: Telah berkata Sa'id bin al-Musayyab: Sesungguhnya Abu Qatadah bin Rib'i telah mengabarinya, ia berkata: Telah bersabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam: Telah berfirman Allah yang Maha Tinggi:

"Sesungguhnya Aku telah mewajibkan kepada umatmu shalat lima waktu, dan Aku telah membuat perjanjian di sisi-Ku bahwasanya barangsiapa datang dengan menjaganya sesuai dengan waktunya, maka Aku akan memasukkannya ke surga. Dan barangsiapa tidak menjaganya, maka tidak ada janji baginya di sisi-Ku."

Hasan.

Bab Barangsiapa yang Meninggalkan Membaca Fatihah al-Kitab dalam Shalatnya[sunting]

عَنْ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا السَّائِبِ مَوْلَى هِشَامِ بْنِ زَهْرَةَ يَقُولُ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى صَلَاةً لَمْ يَقْرَأْ فِيهَا بِأُمِّ الْقُرْآنِ فَهِيَ خِدَاجٌ فَهِيَ خِدَاجٌ فَهِيَ خِدَاجٌ غَيْرُ تَمَامٍ . قَالَ فَقُلْتُ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ إني أَكُوْنُ أَحْيَانًا وَرَاءَ الإِمَامِ قَالَ فَغَمَزَ ذِرَاعِي وَقَالَ اقْرَأْ بِهَا يَا فَارِسِيُّ في نَفْسِكَ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ : قَالَ اللَّهُ تَعَالى قَسَمْتُ الصَّلاةَ بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي نِصْفَيْنِ فَنِصْفُهَا لِي وَنِصْفُهَا لِعَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم اقْرَءُوْا يَقُولُ الْعَبْدُ { الحمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ } يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ حَمِدَنِي عَبْدِي يَقُولُ { الرَّحمنِ الرَّحِيمِ } يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَثْنَى عَلَيَّ عَبْدِي يَقُولُ الْعَبْدُ { مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ } يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مَجَّدَنِي عَبْدِي يَقُوْلُ الْعَبْدُ { إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ } يَقُوْلُ اللَّهُ هذِهِ بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ يَقُولُ الْعَبْدُ { اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ } يَقُوْلُ اللَّهُ فَهؤُلاءِ لِعَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ .


2 (821). Dari al-Ala bin Abdurrahman, bahwasanya dia telah mendengar Abu as-Saib maula Hisyam bin Zahrah berkata: Aku telah mendengar Abu Hurairah berkata: Telah bersabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam: "Barangsiapa melakukan shalat dengan tidak membaca Ummu al-Qur'an, maka shalatnya terputus, shalatnya terputus, tidak sempurna." Aku (Hisyam) berkata: Wahai Abu Hurairah, sesungguhnya aku kadang-kadang (berma`mum) di belakang imam. Ia Hisyam) berkata: Kemudian dia (Abu Hurairah) memegang lenganku dan berkata: Bacalah wahai orang Persia untuk dirimu (secara perlahan), karena sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: Telah berfirman Alah yang Maha Tinggi: Aku membagi shalat untuk-Ku dan untuk hamba-Ku menjadi dua bagian. Satu bagian untuk-Ku dan satu bagian lagi untuk hamba-Ku. Dan untuk hambaku apa yang ia minta. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: Bacalah oleh kalian. Seorang hamba mengucapkan {Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam}.

Bab Sabda Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam: Setiap shalat yang tidak disempurnakan pelakunya[sunting]

Bab Sabda Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam: Setiap shalat yang tidak disempurnakan pelakunya akan disempurnakan dengan shalat sunatnya.

عَنْ أَنَسِ بْنِ حَكِيمٍ الضَّبِّيِّ قَالَ خَافَ مِنْ زِيَادٍ أَوْ ابْنِ زِيَادٍ فَأَتَى الْمَدِينَةَ فَلَقِيَ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ فَنَسَبَنِي فَانْتَسَبْتُ لَهُ فَقَالَ يَا فَتَى أَلا أُحَدِّثُكَ حَدِيْثًا قَالَ قُلْتُ بَلَى رَحِمَكَ اللَّهُ قَالَ يُونُسُ وَأَحْسَبُهُ ذَكَرَهُ عَنْ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ : إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ النَّاسُ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ أَعْمَالِهِمْ الصَّلاةُ قَالَ يَقُولُ رَبُّنَا جَلَّ وَعَزَّ لِمَلائِكَتِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ : انْظُرُوا في صَلاةِ عَبْدِي أَتَمَّهَا أَمْ نَقَصَهَا . فَإِنْ كَانَتْ تَامَّةً كُتِبَتْ لَهُ تَامَّةً وَإِنْ كَانَ انْتَقَصَ مِنْهَا شَيْئًا قَالَ : انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ . فَإِنْ كَانَ لَهُ تَطَوُّعٌ قَالَ : أَتِمُّوا لِعَبْدِي فَرِيضَتَهُ مِنْ تَطَوُّعِهِ . ثُمَّ تُؤْخَذُ الأَعْمَالُ عَلَى ذَاكُمْ . عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم بِهذَا الْمَعْنَى قَالَ ثُمَّ الزَّكَاةُ مِثْلُ ذَلِكَ ثُمَّ تُؤْخَذُ الأَعْمَالُ عَلَى حَسَبِ ذَلِكَ .


3 (864). Dari Anas bin Hakim adh-Dhabbi, telah berkata Khaf dari Ziyad atau Ibnu Ziyad, dia mendatangi Madinah, kemudian menemui Abu Hurairah. Kemudian berkata: "Wahai pemuda, maukah engkau aku kisahi suatu hadits. Ia menjawab: Tentu, semoga Allah merahmatimu. (Yunus berkata: Dan aku kira ia menyebutkannya dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam Dia berkata: Sesungguhnya hal pertama kali yang diperhitungkan dari manusia pada Hari Kiamat dari amal-perbuatan mereka adalah shalat. Dia berkata: Berfirman Tuhan-kita yang Maha Tinggi lagi Maha Perkasa kepada para malaikat dan Dia tentu lebih tahu: "Lihatlah oleh kalian shalat hambaku. Apakah dia menyempurnakannya atau menguranginya." Jika sempurna, maka ditulis sempurna baginya. Dan jika kurang sedikitpun, Dia berfirman: "Lihatlah oleh kalian, apakah hambaku mempunyai shalat sunat." Jika ia mempunyai shalat sunat, Dia berfirman: "Sempurnakanlah bagi hamba-Ku shalat wajibnya dengan shalat sunatnya." Kemudian amal-amal diperhitungkan berdasarkan perhitungan tadi (yakni kesempurnaan shalat).

Dari Tamim ad-Dari, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dengan makna (seperti) ini, dia berkata: "Lalu zakat (diperhitungkan) seperti itu juga, kemudian amal-amal diperhitungkan berdasarkan perhitungan tadi."

Bab Azan dalam Perjalanan[sunting]

عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ يَعْجَبُ رَبُّكُمْ مِنْ رَاعِي غَنَمٍ في رَأْسِ شَظِيَّةٍ بِجَبَلٍ يُؤَذِّنُ بِالصَّلاةِ وَيُصَلِّي فَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ : انْظُرُوا إِلَى عَبْدِي هذَا يُؤَذِّنُ وَيُقِيْمُ الصَّلاةَ يَخَافُ مِنِّي قَدْ غَفَرْتُ لِعَبْدِي وَأَدْخَلْتُهُ الْجَنَّةَ .


4 (1203). Dari Utbah bin Amir, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: Tuhan kalian heran akan seorang penggembala kambing di puncak gunung yang berazan untuk shalat dan melakukan shalat. Maka Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Tinggi berfirman: "Lihatlah oleh kalian kepada hamba-Ku ini, dia azan dan mendirikan shalat karena takut kepada-Ku. Sungguh Aku telah ampuni hamba-Ku, dan memasukkannya ke surga."

Bab Shalat Dhuha[sunting]

عنْ نُعَيْمِ بْنِ هَمَّارٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ : يَا ابْنَ آدَمَ لا تُعْجِزْنِي مِنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ في أَوَّلِ نَهَارِكَ أَكْفِكَ آخِرَهُ .


5 (1289). Dari Nu'aim bin Hammar, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: Allah Azza wa Jalla

berfirman: "Wahai anak cucu Adam, jangan hindari Aku dengan empat rekaat di awal siangmu, niscaya Aku akan mencukupi akhir siangmu."

Bab Kapan Malam yang Lebih Utama[sunting]

عَنْ أبي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلى سَمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ .


6 (1315). Dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam telah bersabda: Tuhan kita yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia ketika tinggal sepertiga malam terakhir, Dia berfirman:

"Barangsiapa berdoa kepada-Ku, maka Aku kabulkan baginya.

Barangsiapa meminta kepada-Ku, maka Aku beri dia.

Barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, maka Aku ampuni dia."

Kitab Zakat[sunting]

Bab tentang Menyambung Kekerabatan[sunting]

عَنْ عَبْدِ الرَّحمنِ بْنِ عَوْفٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ قَالَ اللَّهُ : أَنَا الرَّحمنُ وَهِيَ الرَّحِمُ شَقَقْتُ لَهَا اسْمًا مِنْ اسْمِي مَنْ وَصَلَهَا وَصَلْتُهُ وَمَنْ قَطَعَهَا بَتَتُّهُ .


7 (1694). Dari Abdurrahman bin Auf, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: Allah berfirman: "Aku adalah ar-Rahman (Maha Pengasih). Dan rahim (kekerabatan) Aku namai dari nama-Ku itu. Barangsiapa yang menyambungnya, maka Aku akan menyambungnya. Dan barangsiapa yang memutuskannya, Aku akan memutuskannya."

Kitab Jihad[sunting]

Bab tentang Seorang Lelaki yang Memandang Buruk Dirinya[sunting]

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَجِبَ رَبُّنَا عَزَّ وَجَلَّ مِنْ رَجُلٍ غَزَا في سَبِيلِ اللهِ فَانْهَزَمَ يَعْنِي أَصْحَابَهُ فَعَلِمَ مَا عَلَيْهِ فَرَجَعَ حَتَّى أُهَرِيْقَ دَمُهُ فَيَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى لِمَلائِكَتِهِ : انْظُرُوا إِلى عَبْدِي رَجَعَ رَغْبَةً فِيْمَا عِنْدِي وَشَفَقَةً مِمَّا عِنْدِي حَتَّى أُهَرِيْقَ دَمُهُ .


8 (2536). Dari Abdullah bin Mas'ud, ia berkata: Telah bersabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam: Tuhan-kita Azza wa Jalla

heran akan seorang lelaki yang berperang di jalan Allah kemudian berjumpa, yakni dengan sahabatnya. Lalu diketahui (oleh sahabatnya tadi) apa yang ada padanya (yakni habis berperang), maka dia (bergegas) pulang sampai (semakin) bercucuran darahnya. Maka Allah yang Maha Tinggi berfirman kepada para malaikat: "Lihatlah oleh kalian akan hamba-Ku yang pulang karena takut azab yang ada di sisi-Ku dan mengharap pahala yang ada di sisi-Ku sampai-sampai bercucuran darahnya."
Hasan.

Kitab Jual Beli[sunting]

Bab tentang Perserikatan[sunting]

عَنْ أبي هُرَيْرَةَ رَفَعَهُ قَالَ إِنَّ اللَّهَ يَقُولُ : أَنَا ثَالِثُ الشَّرِيكَيْنِ مَا لَمْ يَخُنْ أَحَدُهُمَا صَاحِبَهُ فَإِذَا خَانَهُ خَرَجْتُ مِنْ بَيْنِهِمَا .


9 (3383). Dari Abu Hurairah, dia memarfu'kannya (menyandarkannya kepada Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam), ia berkata: Sesungguhnya Allah berfirman: "Aku adalah yang ketiga dari dua yang berserikat selama salah satunya tidak mengkhianati temannya. Maka jika ia (salah satunya) mengkhianatinya (teman yang lain), Aku keluar di antara keduanya."

Kitab Pengobatan[sunting]

Bab tentang Bintang-Gemintang[sunting]

عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ أنهُ قَالَ صَلَّى لَنَا رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم صَلاةَ الصُّبْحِ بِالْحُدَيْبِيَةِ في إِثْرِ سَمَاءٍ كَانَتْ مِنْ اللَّيْلِ فَلَمَّا انْصَرَفَ أَقْبَلَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ هَلْ تَدْرُونَ مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ قَالُوْا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ قَالَ : أَصْبَحَ مِنْ عِبَادِي مُؤْمِنٌ بِي وَكَافِرٌ فَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَذلِكَ مُؤْمِنٌ بِي كَافِرٌ بِالْكَوْكَبِ وَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِنَوْءِ كَذَا وَكَذَا فَذلِكَ كَافِرٌ بِي مُؤْمِنٌ بِالْكَوْكَبِ .


10 (3906). Dari Zaid bin Khalid al-Junani, bahwasanya dia telah berkata: Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengimami kami shalat subuh di Hudaibiyah di bahwa naungan langit pada malam hari. Ketika selesai, beliau menghadap kepada orang-orang, kemudian bersabda: 'Apakah kalian tahu apa yang telah difirmankan Tuhan kalian?' Mereka menjawab: "Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu." Beliau bersabda: 'Dia berfirman:

"Sebagian hamba-hamba-Ku menjumpai subuh dalam keadaan beriman dan (sebagiannya lagi) kafir kepada-Ku.

Adapun yang mengatakan 'Kami diberi hujan dengan karunia Allah dan rahmat-Nya', maka itu adalah yang beriman kepada-Ku, kafir kepada bintang-bintang.

Sedangkan yang berkata 'Kami diberi hujan karena bintang ini dan (bintang) itu', maka itu adalah yang kafir kepada-Ku dan beriman kepada bintang-bintang."

Kitab Huruf dan Qira'at[sunting]

عَنْ أبي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِبَنِي إِسْرَائِيْلَ { ادْخُلُوا الْبَابَ سُجَّدًا وَقُوْلُوْا حِطَّةٌ تُغْفَرْ لَكُمْ خَطَايَاكُمْ } .


11 (4006). Dari Abu Sa'id al-Khudri, ia berkata: Telah bersabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam: "Telah berfirman Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Tinggi kepada anak cucu Israil {Masukilah pintu gerbangnya sambil bersujud, dan katakanlah: "Bebaskanlah kami dari dosa", niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu} (al-Baqarah, 2: 58)."

Hasan shahih.

Kitab Pakaian[sunting]

Bab Hal mengenai Kesombongan[sunting]

عَنْ أبي هُرَيْرَةَ قَالَ هَنَّادٌ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ : الْكِبْرِيَاءُ رِدَائِي وَالْعَظَمَةُ إِزَارِي فَمَنْ نَازَعَنِي وَاحِدًا مِنْهُمَا قَذَفْتُهُ في النَّارِ .


12 (4090). Dari Abu Hurairah, ia berkata: Hannad telah berkata: Telah bersabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam: Telah berfirman Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Tinggi: "Kesombongan adalah selendang-Ku, dan keagungan adalah sarung-Ku. Maka barangsiapa mengambil salah satu dari keduanya dari-Ku, niscaya Aku campakkan ke neraka."

Kitab Sunnah[sunting]

Bab tentang Bantahan terhadap (Faham) Jahmiyyah[sunting]

عَنْ أبي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ يَنْزِلُ رَبُّنَا كُلَّ لَيْلَةٍ إِلى سَمَاءِ الدُّنْيَا حَتَّى يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ .


13 (4733). Dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam telah bersabda: Tuhan kita turun setiap malam ke langit dunia sehingga tinggal sepertiga malam terakhir, Dia berfirman:

"Barangsiapa berdoa kepada-Ku, maka Aku kabulkan baginya.

Barangsiapa meminta kepada-Ku, maka Aku beri dia.

Barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, maka Aku ampuni dia."

Bab tentang Penciptaan Surga dan Neraka[sunting]

عَنْ أبي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ لَمَّا خَلَقَ اللَّهُ الْجَنَّةَ قَالَ لِجِبْرِيلَ : اذْهَبْ فَانْظُرْ إِلَيْهَا . فَذَهَبَ فَنَظَرَ إِلَيْهَا ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ أَيْ رَبِّ وَعِزَّتِكَ لا يَسْمَعُ بِهَا أَحَدٌ إِلا دَخَلَهَا ثُمَّ حَفَّهَا بِالْمَكَارِهِ ثُمَّ قَالَ : يَا جِبْرِيْلُ اذْهَبْ فَانْظُرْ إِلَيْهَا . فَذَهَبَ فَنَظَرَ إِلَيْهَا ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ أَيْ رَبِّ وَعِزَّتِكَ لَقَدْ خَشِيتُ أَنْ لا يَدْخُلَهَا أَحَدٌ . قَالَ فَلَمَّا خَلَقَ اللَّهُ النَّارَ قَالَ يَا جِبْرِيْلُ اذْهَبْ فَانْظُرْ إِلَيْهَا فَذَهَبَ فَنَظَرَ إِلَيْهَا ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ أَيْ رَبِّ وَعِزَّتِكَ لا يَسْمَعُ بِهَا أَحَدٌ فَيَدْخُلُهَا فَحَفَّهَا بِالشَّهَوَاتِ . ثُمَّ قَالَ يَا جِبْرِيلُ اذْهَبْ فَانْظُرْ إِلَيْهَا . فَذَهَبَ فَنَظَرَ إِلَيْهَا ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ أَيْ رَبِّ وَعِزَّتِكَ لَقَدْ خَشِيتُ أَنْ لا يَبْقَى أَحَدٌ إِلا دَخَلَهَا .


14 (4744). Dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam telah bersabda: "Ketika Allah menciptakan surga, Dia berfirman kepada Jibril: Pergilah, kemudian lihatlah ia. Jibrilpun pergi, lalu melihatnya. Kemudian dia datang lalu berkata: Wahai Tuhan, demi keperkasaan-Mu, tidak satupun mendengarnya, kecuali ingin memasukinya. Namun ia dikelilingi dengan hal-hal yang tidak didukai. Dia berfirman: Wahai Jibril, pergilah lalu lihatlah ia. Jibrilpun pergi, lalu melihatnya. Kemudian dia datang lalu berkata: Wahai Tuhan, demi keperkasaan-Mu, sungguh saya takut tidak akan memasukinya satupun." Beliau bersabda: Ketika Allah menciptakan neraka, Dia berfirman: Wahai Jibril, pergilah lalu lihatlah ia. Jibrilpun pergi, lalu melihatnya. Kemudian dia datang lalu berkata: Wahai Tuhan, demi keperkasaan-Mu, tidak satupun yang mendengar yang akan memasukinya. Namun ia dikelilingi dengan hawa nafsu. Kemudian Dia berfirman: Wahai Jibril, pergilah lalu lihatlah ia. Jibrilpun pergi, lalu melihatnya. Kemudian dia datang lalu berkata: Wahai Tuhan, demi keperkasaan-Mu, sungguh saya takut tidak tersisa satupun kecuali akan memasukinya."

Hasan shahih.

Kitab Adab[sunting]

Bab tentang Seorang Lelaki yang Mencela Masa[sunting]

عَنْ أبي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ : يُؤْذِينِي ابْنُ آدَمَ يَسُبُّ الدَّهْرَ وَأَنَا الدَّهْرُ بِيَدِي الأَمْرُ أُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ .


15 (5274). Dari Abu Hurairah, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam: Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Tinggi berfirman: "Anak cucu Adam menyakitiku dengan mencela masa, padahal Aku adalah (pencipta) masa, di tangan-Ku segala urusan, Aku-lah yang membolak-balik malam dan siang."

Referensi[sunting]