Modolitas

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

MODUS, ASPEK, KALA, MODALITAS, FOKUS, DAN DIATESIS: TULISAN DISEDERHANAKAN Modus, yaitu pengungkapan atau penggambaran suasana psikologis perbuatan menurut tafsiran si pembicara atau sikap si pembicara tentang apa yang diucapkannya. Macam modus : a) Modus deklaratif, yaitu modus yang menunjukkan sikapnetral. b) Modus optatif, yaitu modus yang menunjukkan harapan. c) Modus imperative, yaitu modus yang menunjukkan perintah. d) Modus interogatif, yaitu modus yang menyatakan pertanyaan. e) Modus obligatif, yaitu modus yang menyatakan keharusan. f) Modus desideratif, yaitu modus yang menyatakan kemauan. Aspek, yaitu cara memandang pembentukan waktu secara internal di daam situasi, keadaan, kejadian, atau proses. Macam aspek : a) Aspek kontinuatif, menyatakan perbuatan terus berlangsung. b) Aspek intensif, menyatakan peristiwa atau kejadian baru mulai. c) Aspek progresif, menyatakan perbuatan sedang berlangsung. d) Aspek repetitif, menyatakan perbuatan itu terjadi berulang-ulang. e) Aspek perfektif, menyatakan perbuatan sudah selesai. f) Aspek imperfektif, menyatakan perbuatan berlangsung sebentar. g) Aspek sesatif, menyatakan perbuatan berakhir. Kala, yaitu informasi dalam kalimat yang menyatakan waktu terjadinya perbuatan,kejadian, tindakan, atau pengalaman yang disebutkan di dalam predikat. Modalitas, yaitu keterangan dalam kalimat yang menyatakan sikap pembicara terhadap hal yang dibicarakan, yaitu mengenai perbuatan, keadaan, dan peristiwa. Fokus, yaitu unsur yang menonjolkan bagian kalimat sehingga perhatian pendengar atau pembaca tertuju pada bagian itu. Diatesis, yaitu hubungan antara pelaku atau peserta dalam kalimat dengan perbuatan yang dikemukakan dalam kalimat itu. Sumber; Gery