Pengguna:Johnstad Di Maria/Bak pasir 2
Sebelum dilakukan verifikasi dan validasi metode analisis, kita perlu melakukan uji kesesuaian sistem. Uji kesesuaian sistem bertujuan untuk memastikan instrumen analisis dapat digunakan secara optimal atau tidak. Berbeda dengan verifikasi atau validasi yang bertujuan untuk memastikan metode analisis mampu memperoleh hasil yang konsisten.
Uji kesesuaian sistem dilakukan dengan melaksanakan enam kali pengujian untuk memperoleh data pengulangan uji, kemudian tentukan hal-hal berikut ini:
- Simpangan baku relatifnya (SD) dengan persyaratan simpangan baku relatif tidak lebih dari 2%
- Waktu retensi (tR), yaitu waktu yang diperlukan oleh sampel mulai dari saat injeksi sampai timbulnya puncak maksimum.

Dari waktu retensi, kita dapat menentukan Resolusi, yaitu ukuran apakah suatu senyawa terpisah secara baik atau tidak dengan senyawa lain. Resolusi dapat ditentukan dengan rumus sebagai berikut:[1]Keterangan:
- tr1 = Waktu retensi komponen 1
- tr2 = Waktu retensi komponen 2
- W1 = Lebar puncak keseluruhan komponen 1
- W2 = Lebar puncak keseluruhan komponen 2
Bila nilai resolusi lebih besar dari 2 maka pemisahan yang dihasilkan baik dan bila nilai resolusi lebih kecil dari 2 maka pemisahan yang dihasilkan kurang baik.
Kita juga dapat menentukan jumlah pelat teoretis (theoretical plate) dengan rumus sebagai berikut:[1]Keterangan:
- N = jumlah theoretical plate
- tR= Waktu retensi
- w = Lebar puncak keseluruhan
Semakin besar nilai N, maka puncak semakin sempit. Hal ini berarti resolusi yang baik (N > 2500).
Height Equivalent to a Theoretical Plate (HETP) adalah panjang kolom yang diperlukan untuk tercapainya keseimbangan komponen sampel antara eluen dengan kolom. Semakin kecil HETP berarti kolom semakin efisien. Kolom yang baik memiliki HETP yang kecil dan N yang besar.[1]Keterangan:
- HETP = ukuran efisien kolom
- L = panjang kolom (cm)
- N = jumlah theoretical plate