Profil Becak di Indonesia/Becak Motor

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Seperti halnya di Sumatera, Jawa dan Sulawesi, di Kalimantan juga berkembang Becak motor. Perubahan becak motor ini dilakukan dengan mengganti sepeda dengan motor bebek. Perubahan ini meningkatkan mobilitas becak tersebut, namun peluang terjadinya kecelakaan menjadi lebih tinggi. Keadaan ini diperparah dengan tidak dilengkapinya dengan rem roda depan[1], padahal untuk sepeda motor fungsi rem depan merupakan rem utama untuk menghentikan motor/becak.

Tidak difungsikannya rem depan karena memerlukan tambahan perangkat yang lebih rumit dibanding dengan rembelakang. Padahal tidak adanya perangkat rem depan sangat membahayakan penumpang yang diangkut, apalagi penumpang duduk didepan tanpa memiliki perlindungan sama sekali. Becak bermotor tidak pernah dilegalkan sebagai angkutan umum.

Penghapusan Becak Bermotor[sunting]

Karena alasan keselamatan ini pemerintah merencanakan untuk menghapus becak bermotor ini, walau disisi lain pengemudi becak bermotor mengharapkan becak bermotor ini dilegalkan[2].

Penghapusan becak motor ini tidaklah mudah karena jumlah becak motor sudah banyak, sehingga akan mengakibatkan gejolak sosial yang besar pula. Perlu dipersiapkan strategi tepat untuk mengendalikan dampak sosialnya serta perlu menciptakan suatu sistem pengganti yang masih bisa murah tetapi dengan tingkat keamanan yang lebih tinggi.

Referensi[sunting]

  1. Bentor = Becak Motor. Sayang Tanpa Rem Depan[1].
  2. Pengemudi Becak Motor Di Martapura ingin Legalitas[2]