Sepasang sepatu jingga

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Dalam cerita ini, hanya bulan dan bintang yang dapat mengejanya. Di balik kata aku bersemayam ribuan kata yang tak terlihat. Secercah harapan, kata itu segera terungkap menjadi sebuah cerita yang utuh. setiap titik lingkaran semut merah yang berkelompok, dimana rutenya tak sama lagi dengan jalan sebelumnya. Banyak orang sedang melupakan jalannya sendiri dan matanya  selalu menengok kebelakang, dirinya seakan lupa dengan jalan yang sebelumnya.