Templat:Buku bagus/Mengenal Psikologi Humanistik

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kata psikologi nampak lebih mudah ketika yang dibicarakan hanya tentang asal-muasal kata itu. Kata psikologi secara harfiah berarti “ilmu tentang pikiran” yang terdiri atas dua kata dalam Bahasa Yunani psukhê yang artinya “nafas, jiwa, pikiran” (Bahasa Inggris: breath, soul, mind) dan logos yang artinya “ilmu”. Namun masalah nampak menjadi semakin serius ketika kita ingin menemukan penyebab mengapa arti pikiran menjadi demikian penting.

Banyak ahli tertarik kepada apa yang dilakukan oleh manusia, dan terlebih dari itu banyak orang mengajukan pertanyaan yang jauh lebih mendalam: "Mengapa kita melakukannya?" Sejak pikiran dan perilaku diduga banyak berkaitan satu sama lain, atau dalam bahasa yang lebih mudah: pikiran menentukan perilaku, maka sejak saat itulah psikologi menjadi ilmu yang sangat penting. Ringkasnya, dalam perkembangannya, psikologi bukan hanya menjadi ilmu tentang pikiran namun berkembang lebih luas menjadi ilmu tentang perilaku serta proses-proses dalam diri yang melatarinya, termasuk -- dalam hal ini -- pikiran.

Mungkin Anda bertanya-tanya di mana letak perasaan dalam hal ini. Sebagian ahli psikologi menyatakan bahwa perasaan adalah bagian dari pikiran juga. Perasaaan, tidak lain menjadi ada karena proses-proses yang mirip seperti hadirnya pikiran. Pada ranah klinis dalam Psikologi, perasaan diyakini terwujud sebagai hasil dari proses neuro-kimiawi di dalam otak dan jejaring sel saraf manusia. (Selengkapnya...)