Wikijunior:Bahasa/Inggris

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

{{ Template:Templat:NAMABUKU/core }}

Apa tata penulisan yang digunakan bahasa ini?[sunting]

Bahasa Inggris menggunakan alfabet Romawi, alfabet yang aslinya digunakan untuk menulis Latin. Kini, alfabet Romawi hampir digunakan oleh semua bahasa di Eropa. Bahasa Inggris meminjam 26 huruf untuk menulis dari kiri ke kanan.

Berapa banyak orang yang menuturkan bahasa ini?[sunting]

Lebih dari 380 juta orang menuturkan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu mereka, karena mereka mempelajarinya sedari kecil. Meski begitu, miliaran orang di dunia belajar bahasa Inggris di saat dewasa. Penutur ibu bahasa Inggris lebih sedikit jika dibanding penutur ibu bahasa Tionghoa Mandarin. Bahasa Inggris disetujui oleh banyak pihak sebagai basantara, yakni bahasa yang digunakan banyak bangsa dalam urusan diplomatik, bisnis, dan dunia keilmuan.

{{Template:Templat:NAMABUKU/core/Define|lingua franca|a common language spoken by people whose native languages are different.}}

Di mana bahasa ini dipertuturkan?[sunting]

Anglospeak (subnational version).svg

Bahasa Inggris sebagai bahasa ibu dituturkan di Britania Raya, Irlandia, Amerika Serikat, Kanada, Afrika Selatan (bersama dengan bahasa lain), Australia, Selandia Baru, dan masih banyak lagi.

Bagaimana sejarah bahasa ini?[sunting]

1500 tahun yang lalu, bahasa Inggris berbeda dengan yang kita kenal sekarang. Dulunya, suku-suku petarung yang tinggal di Jerman Utara mempertuturkan bahasa yang disebut Anglo-Saksen. Bahasa ini berkerabat dengan bahasa Jerman. Banyak kata dalam bahasa ini yang mirip dengan kata bahasa Inggris modern, tidak mudah untuk memahami bahasa Anglo-Saksen, kajian secara intensif diperlukan.

Sesudah bangsa Romawi meninggalkan Britania pada 400 AD, petarung Jerman tadi mulai menyeberang ke Laut Utara untuk menjarah bekas kota yang ditinggalkan orang Romawi. Merasa senang dengan tanah itu, mereka mulai bermukim dan menjadi petani dan peternak. Sekitar 600 AD, bangsa Anglo-Saksen memeluk ajaran Kristen. Pengaruh dari itu, mereka mulai mengadopsi banyak kata Latin ke dalam bahasa mereka, dikarenakan bahasa Latin digunakan oleh Gereja. Kata seperti 'bishop', 'mass', dan 'angel', mulai diadopsi pada masa itu.

Dari 800 AD sampai 1000 AD, tanah Inggris pernah diinvasi bangsa Viking untuk beberapa saat. Para pedagang dan petarung Viking berhubungan cukup lama dengan Inggris. Mereka menuturkan bahasa Norse, bahasa yang berkerabat jauh dengan Denmark dan Norwegia. Bangsa Viking bermukim di Inggris wilayah utara dan timur, selanjutnya mulai hidup rukun dengan penduduk asli Inggris. Bangsa Inggris mulai mengucapkan kata-kata bahasa Norse. Kini, istilah sehari-hari bahasa Inggris misalnya 'cake', 'sister', 'skin', 'horse', dan 'knife', aslinya dipinjam dari bangsa Viking.

Pada 1066, Inggris diinvasi oleh William sang Penakluk, yang berasal dari bangsa Normandia, dan mempertuturkan bahasa Prancis Norman. William menjadi Raja Inggris, namun tidak berbahasa Inggris. Sejak saat itu, pemerintahan dan perdagangan di Inggris terpaksa menggunakan bahasa Prancis Norman. Kata-kata seperti 'merchant', 'money', dan 'price' — semuanya diambil dari Prancis Norman — membuktikan para penakluk Inggris mulai mengawasi jalannya bisnis; kata seperti 'castle', 'law', 'royal', 'prince', dan 'government', membuktikan para pemegang kekuasaan merupakan penutur bahasa Prancis.

Pada abad ke-15, mesin cetak ditemukan. Pada saat itu orang-orang di Eropa mulai tertarik akan penemuan oleh filsuf dan ilmuwan kuno, dan mempelajari bahasa Latin dan Yunani, agar dapat membaca tulisan filsuf dan ilmuwan kuno. Lama kelamaan, metode pembelajaran mereka mencampur bahasa Latin dan Yunani yang diikuti penutur bahasa Inggris. Kata Latin seperti 'manuscript' dan 'circumference' menjadi sering digunakan, juga berlaku untuk kata Yunani seperti 'encyclopedia' dan 'philosophical'.

Sekitar 1600, William Shakespeare mulai menulis drama-dramanya. Pada saat itu kata-kata baru mulai bermunculan dalam bahasa Inggris. Shakespeare merupakan orang pertama yang menulis 'obscene', 'accommodation', dan 'leap-frog'. Dia juga banyak menemukan kata-kata lain.

Pada 1600-an sampai 1700-an, Inggris memperluas wilayah kerajaannya. Bahasa Inggris menyeruak ke Amerika dan Kanada melalui para imigran dari Inggris yang ingin mengurus pertanian di sana, dan mulai ke Australia pada abad ke-18 sampai ke-19, ketika para narapidana Inggris dibuang ke sana. Pada abad ke-19, bahasa Inggris juga tiba di Selandia Baru, dan digunakan di koloni Inggris di Hindia Barat, Afrika, India, dan Timur Jauh – termasuk di Hong Kong.

Selain digunakan di mancanegara, bahasa Inggris mulai berbaur dengan budaya asal masing-masing negara tersebut, meminjam banyak kata dari bahasa lain di sekitarnya, seperti 'wigwam', 'racoon', dan 'skunk' dari pribumi Amerika, 'curry', 'bungalow', 'pyjamas', 'juggernaut', dan 'bandicoot' dari India, juga 'rickshaw' dan ungkapan seperti 'lama tidak bertemu' dari Kanton.

Pada abad ke-20 budaya Amerika Serikat mulai menyeruak ke seluruh dunia, diikuti oleh bahasa Inggris yang terus dikembangkan di sana. Kata seperti 'movie', 'hamburger', dan 'TV dinner', semuanya tercipta karena pengaruh budaya populer Amerika Serikat. Selanjutnya, kecanggihan teknologi mulai memengaruhi perkembangan bahasa Inggris pada abad ke-21, melalui kata seperti 'blog', dan 'cyberspace', 'text' digunakan sebagai kata kerja, dan 'mobile' digunakan sebagai kata benda.

Bentuk paling awal bahasa Inggris disebut Inggris Lama, atau Anglo-Saksen. Inggris Lama cukup berbeda dibanding Inggris modern, dan kebanyakan bahasanya tidak dipahami oleh para penutur Inggris modern.
Berikut contoh kalimat Inggris Lama dari "Beowulf": {{Template:Templat:NAMABUKU/core/Box|

    Hwæt! We Gardena in geardagum,

þeodcyninga, þrym gefrunon,
hu ða æþelingas ellen fremedon.
Oft Scyld Scefing sceaþena þreatum
}} Inggris Lama kemudian menjadi Inggris Pertengahan, yang sedikit lebih mirip ke Inggris Modern.

Geoffrey Chaucer

Berikut contoh bahasa Inggris Pertengahan pada 1300-an, dari The Canterbury Tales karya Geoffrey Chaucer: {{Template:Templat:NAMABUKU/core/Box|

     Bifil that in that seson, on a day,

In Southwerk at the Tabard as I lay
Redy to wenden on my pilgrymage
To Caunterbury with ful devout corage,
At nyght was come into that hostelrye
Wel nyne and twenty in a compaignye
Of sondry folk, by aventure yfalle
In felaweshipe, and pilgrimes were they alle,

  • That toward Caunterbury wolden ryde.

}} Pada 1500-an, William Shakespeare memainkan banyak peran dalam menciptakan bahasa Inggris modern. Baik Shakespeare maupun Chaucer, mereka menulis karya drama dalam bahasa lisan mereka, yakni bahasa Inggris. Sebelum masa itu, karya tulis kebanyakan ditulis dalam bahasa Latin, atau Prancis. Latin dianggap sebagai bahasa profesional, digunakan oleh para sarjana. Chaucer dan Shakespeare merupakan segelintir orang yang menulis cerita bagus dalam bahasa Inggris.

{{Template:Templat:NAMABUKU/core/Define|vernacular|the native language of a country.}}

Beberapa penulis atau penyair terkenal mempertuturkan bahasa ini[sunting]

William Shakespeare merupakan seorang dramawan dan penyair.

William Shakespeare, dalam menulis bait, dia merupakan penulis lusinan drama dan beberapa ratus soneta. Banyak penulis prosa Inggris terkenal, seperti Mary Shelley, penulis cerita Frankenstein, Jane Austen, penulis Pride and Prejudice, dan Charles Dickens, penulis A Tale of Two Cities, berasal dari era Romantik dan Viktoria, yang berlangsung pada 1800-an.

{{Template:Templat:NAMABUKU/core/Define|verse|writing in poetic form; not writing in sentences.}}

{{Template:Templat:NAMABUKU/core/Define|prose|writing in sentence form; the opposite of verse.}}

Enid Bylton merupakan salah satu dari sekian banyaknya penulis fiksi Inggris untuk anak-anak. Dia dikenal karena menulis seri buku yang menampilkan karakter berulang. Karakter paling terkenal yaitu Noddy. Buku-bukunya telah dijual di seluruh dunia, laku hingga 400 juta buku. Pada 2006, Blyton merupakan penulis ke-5 paling populer di dunia. Terdepat lebih dari 3.300 terjemahan dari karya-karyanya.

Apa lagu/puisi/cerita yang bisa kupelajari dalam bahasa ini?[sunting]

{{Template:Templat:NAMABUKU/core/Box| Twinkle, twinkle little star.
How I wonder what you are.
Up above the world so high,
Like a diamond in the sky,
Twinkle, twinkle little star,
How I wonder what you are.
}}

Referensi[sunting]

{{Template:Templat:NAMABUKU/core/Footer}}