Catatan publik utama
Tampilan
Gabungan tampilan semua log yang tersedia di Wikibuku. Anda dapat melakukan pembatasan tampilan dengan memilih jenis log, nama pengguna (sensitif terhadap kapitalisasi), atau judul halaman (juga sensitif terhadap kapitalisasi).
- 12 Oktober 2025 12.04 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Panduan Dzikir Pagi (←Membuat halaman berisi '<div style="font-family: 'Georgia', serif; font-size: 180%; text-align: center; letter-spacing: 1px; font-weight: bold; color: #3b3b3b;"> Panduan Dzikir Pagi </div> Buku kecil ini berisi kumpulan dzikir yang bisa dibaca setiap pagi, sesuai dengan ajaran Rasulullah ﷺ. Isinya dibuat singkat dan mudah diikuti, supaya siapa pun bisa mengamalkan dzikir pagi tanpa ribet. Selain teks Arab dan terjemahannya, di dalamnya juga ada sedikit penjelasan tentang waktu terba...')
- 12 Oktober 2025 03.58 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Wawacan Wulang Tani/Pupuh Asmarandana (←Membuat halaman berisi '{{c|Wulang Tani.}} {{c|I}} {{c|Pupuh Asmarandana.}} 1 ꧅꧈ꦧ꧀ꦕ꧈꧅꧈ Mengisi kekosongan agar tidak diam, selingi dengan pekerjaan, jangan tidur sore-sore, ingat kepada selah, manusia wajib berusaha, sudah disebut di Wulang Sunu, lakukan empat perkara. 2 ꧄ Membaca, mencangkul serta mengaji, keempat berdagang, salah satunya saja, itu empat perkara, bilapun dilaksanakan, empat jalan dirangkum, itu mutiara bagi manusia. 3 ꧄ Maksudnya satu-satu, mem...')
- 10 Oktober 2025 11.49 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Palasari dan Buku-buku Lusuh (←Membuat halaman berisi 'Di gang sempit Palasari,<br/> huruf-huruf berdebu menunggu pembaca.<br/> Tangan-tangan mencari kisah lama,<br/> di antara kertas kuning dan aroma nostalgia.<br/> Setiap buku lusuh adalah waktu,<br/> menyimpan suara dari masa yang enggan pergi.<br/> Penjualnya hafal wajah-wajah rindu,<br/> yang datang bukan sekadar membeli, tapi bernostalgia.<br/> Palasari bukan sekadar pasar buku,<br/> ia adalah museum tanpa dinding,<br/> tempat Bandung menyimpan pikirannya,<br...')
- 10 Oktober 2025 11.39 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Rumah Sakit Immanuel (←Membuat halaman berisi 'Di balik dinding putih dan aroma obat,<br/> tersimpan usia lebih tua dari republik.<br/> RS Immanuel berdiri dengan tenang,<br/> menyembuhkan tubuh, merawat kenangan.<br/> Dari masa kolonial hingga kini,<br/> ia jadi saksi Bandung bertumbuh.<br/> Langkah dokter, perawat, dan doa,<br/> menyatu dalam denyut kemanusiaan.<br/> Setiap ruangnya menyimpan cerita—<br/> tentang lahir, sembuh, dan perpisahan.<br/> RS Immanuel bukan sekadar rumah sakit,<br/> tapi rumah...')
- 28 September 2025 10.11 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Lampu Merah Jl. Soekarno-Hatta (←Membuat halaman berisi 'Merah menyala begitu lama,<br/> seakan waktu berhenti di persimpangan.<br/> Deru mesin berbaris gelisah,<br/> pengendara menatap jam dengan resah.<br/> Ada yang menunggu sambil menghela napas,<br/> ada yang bercakap kecil di balik helm,<br/> ada pula pedagang kecil yang setia,<br/> menawarkan minuman di sela detik yang beku.<br/> Merah yang panjang di persimpangan,<br/> bukan hanya ujian lalu lintas—<br/> tapi segelintir perkara sabar,<br/> bagi kota yang sel...')
- 28 September 2025 10.06 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Simpang Dago dan Kesibukan Lainnya (←Membuat halaman berisi 'Di simpang jalan kota ini,<br/> Bandung memapah dalam riuh.<br/> Lampu merah berganti warna,<br/> klakson dan teriakan berhamburan menyulam pagi yang penuh buru.<br/> Motor saling menyalip,<br/> angkot menepi mencari penumpang,<br/> mobil mengantri dengan sabar,<br/> sementara pejalan menanti celah untuk menyeberang dengan hati-hati.<br/> Di siang terik, debu dan terik bercampur,<br/> namun pohon-pohon tua masih setia memberi teduh pada langkah yang letih.<br/>...')
- 28 September 2025 09.58 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Jl. Ir. H. Juanda (←Membuat halaman berisi 'Dari kota hingga puncak utara,<br/> Ir. H. Juanda membentang gagah.<br/> Deretan kafe, toko, dan pohon tua,<br/> menyulam Bandung dengan riuh dan teduh.<br/> Langkah anak muda, roda kendaraan,<br/> berlomba menaklukkan waktu.<br/> Namun di balik hiruk yang tak pernah reda,<br/> jalan ini tetap jadi nadi kota.<br/> ''Bandung, 2025''')
- 24 September 2025 13.31 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Terminal Cicaheum (←Membuat halaman berisi 'Riang teriakan kondektur, deru mesin tua,<br/> Cicaheum sibuk sejak pagi buta.<br/> Di sini langkah bertemu jalan,<br/> mengantar rindu ke timur dan selatan.<br/> Bangku tunggu menyimpan cerita,<br/> antara perpisahan dan kembali pulang.<br/> Terminal Cicaheum, denyut sederhana,<br/> yang setia menjaga arus perjalanan Bandung.<br/>')
- 24 September 2025 13.29 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Tegalega dan Monumen Bandung Lautan Api (←Membuat halaman berisi 'Di Tegalega api pernah menyala,<br/> membakar raga, menyalakan jiwa.<br/> Monumen itu menjulang setia,<br/> saksi Bandung yang rela berkorban demi merdeka.<br/> ''Bandung, 2025''')
- 23 September 2025 06.36 Pijri Paijar bicara kontrib memindahkan halaman Dan Bandung/Togasmas Supratman ke Dan Bandung/Togamas Supratman (kesahalan ejaan penulisan judul)
- 23 September 2025 06.34 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Togasmas Supratman (←Membuat halaman berisi 'Di rak-rak kayu yang kini sunyi,<br/> pernah tersusun pena, kertas, dan mimpi.<br/> Togasmas Supratman, sahabat pelajar,<br/> penjaga kecil perjalanan belajar.<br/> Setiap buku, setiap tinta,<br/> adalah bekal masa muda Bandung.<br/> Anak sekolah, mahasiswa, pekerja—<br/> semua pernah singgah mencari asa.<br/> Kini pintumu tertutup rapat,<br/> lampu padam, etalase hening.<br/> Namun dalam ingatan banyak jiwa,<br/> engkau tetap hidup sebagai nostalgia.<br/> '...')
- 23 September 2025 06.31 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Pasar Baru (←Membuat halaman berisi 'Di lorong sempit yang riuh dan padat,<br/> suara tawar-menawar bersahutan.<br/> Pasar Baru—denyut kota lama,<br/> tempat rakyat menyulam kehidupan.<br/> Aroma rempah, kain berwarna,<br/> bercampur dengan langkah yang terburu.<br/> Setiap kios menyimpan cerita,<br/> tentang usaha, harap, dan waktu.<br/> Tak hanya pasar, tapi ruang perjumpaan,<br/> antara tradisi dan modernitas.<br/> Pasar Baru tetap setia berdiri,<br/> meski Bandung terus berganti wajah.<br/>...')
- 23 September 2025 06.29 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Gedung Indonesia Menggugat (←Membuat halaman berisi 'Di ruang sederhana, kata menjelma senjata,<br/> suara Soekarno menggema,<br/> menantang penjajahan dengan keberanian,<br/> menggugat dunia dari Bandung.<br/> Gedung ini bukan sekadar bangunan,<br/> melainkan panggung lahirnya tekad.<br/> Dindingnya menyimpan gema perjuangan,<br/> melebihi dentum senjata dan perang.<br/> Kini ia berdiri sebagai pengingat,<br/> bahwa kemerdekaan tak datang tiba-tiba.<br/> Gedung Indonesia Menggugat, saksi abadi,<br/> bahwa kata-k...')
- 18 September 2025 11.55 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Bilik SMA 5 dan SMA 3 (←Membuat halaman berisi 'Di antara tembok dua sekolah tua,<br/> terbentang lorong yang penuh rahasia.<br/> Langkah remaja, tawa, dan cerita,<br/> menggema hangat di bilik sempit itu.<br/> Di sanalah pertemuan singkat terjadi,<br/> antara sahabat, cinta, dan mimpi.<br/> Lorong kecil, saksi bisu,<br/> tentang Bandung muda yang selalu rindu.<br/> Bilik itu bukan sekadar jalan,<br/> tapi ruang kenangan yang melekat.<br/> SMA 3 dan 5 berdiri berdampingan,<br/> menyimpan sejarah, persaingan,...') Tanda: Suntingan visual: Beralih
- 18 September 2025 11.47 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Gereja Bethel Bandung (←Membuat halaman berisi 'Di jantung kota kau tegak berdiri,<br/> menyapa masa dari abad lalu.<br/> Menara dan salibmu menjulang sunyi,<br/> mengingatkan pada doa yang tak pernah berhenti.<br/> Di dalam dindingmu, gema kidung bergema,<br/> menyatu dengan langkah jemaat yang setia.<br/> Gereja Bethel, bukan sekadar rumah ibadah,<br/> tapi pelabuhan bagi hati yang mencari teduh.<br/> Bandung menua, kota berubah rupa,<br/> namun engkau tetap menjaga cerita.<br/> Setiap jendela, setiap pint...')
- 18 September 2025 11.42 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Jl. Wastukencana (←Membuat halaman berisi 'Di jalan ini kota berdetak,<br/> lampu dan langkah saling bersilang.<br/> Wastukencana, urat Bandung,<br/> menyimpan riuh sekaligus kenangan.<br/> Langkah pejalan berkejaran dengan waktu,<br/> dari kantor hingga rumah doa.<br/> Setiap sudut menyimpan denyut,<br/> tentang Bandung yang tak henti bergerak.<br/> Di balik sibuk lalu-lalang,<br/> ada sejarah yang berdiam tenang.<br/> Setiap sudut, setiap bangunan,<br/> adalah saksi waktu yang berjalan.<br/> ''Bandun...')
- 17 September 2025 06.35 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Penjara Banceuy (←Membuat halaman berisi '{{header | title = Penjara Banceuy | author = Pe Kuadrat | translator = | section = | previous = | next = | year = 2025 | portal = Puisi | wikipedia = | commons = | commonscat = | wikiquote = | wikinews = | wiktionary = | wikibooks = Dan Bandung | wikiversity= | wikispecies= | meta = | notes = }}')
- 17 September 2025 06.30 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Masjid Mungsolkanas (←Membuat halaman berisi 'Di simpang jalan, teduh kau berdiri,<br/> menyimpan doa dari abad lalu.<br/> Mungsolkanas—nama yang hangat,<br/> lantunan azanmu menembus waktu.<br/> Tiang-tiang kayu, jendela tua,<br/> menjadi saksi Bandung berbenah.<br/> Para musafir singgah sebentar,<br/> menyeka lelah, menenangkan hati.<br/> Bukan hanya rumah ibadah,<br/> tapi ruang silaturahmi, persaudaraan.<br/> Masjid Mungsolkanas, denyut kota,<br/> yang tak pernah berhenti mengajarkan damai.<br/> <br...')
- 17 September 2025 06.24 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Viaduct (←Membuat halaman berisi 'Di bawah lengkung besi dan batu,<br/> Bandung terbagi namun tetap satu.<br/> Kereta melintas, bagai waktu berlari,<br/> membawa kisah dari masa ke masa.<br/> Langkah pejalan menatap ke atas,<br/> menyaksikan bayang rel yang abadi.<br/> Viaduct bukan hanya jembatan,<br/> tapi nadi yang menyambung kota.<br/> Di malam hari, lampu berpendar,<br/> menyulam romantika di udara.<br/> Di siang terik, ia tetap teguh—<br/> penjaga sejarah, saksi Bandung yang tumbuh.<br/...')
- 17 September 2025 06.16 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Taman Maluku (←Membuat halaman berisi 'Di jantung kota, sunyi bertaut,<br/> rindang pohon meneduhi jejak,<br/> Taman Maluku bernafas pelan,<br/> menerima langkah yang mencari tenang.<br/> Patung pendeta berdiri khidmat,<br/> menatap masa yang pernah luka,<br/> perang dan damai berlapis waktu,<br/> tersimpan di balik dedaunan tua.<br/> Anak-anak bermain, burung berkejaran,<br/> sementara sejarah menunggu dibaca;<br/> Taman Maluku, halaman kecil Bandung,<br/> di mana ingatan tak pernah sepenuhnya sirn...') Tanda: Suntingan visual: Beralih
- 17 September 2025 06.12 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Warenhuis De Vries (←Membuat halaman berisi 'Di Braga yang berjejak kolonial,<br/> terdiri tegak tembok tua,<br/> Warenhuis De Vries—nama tersisa<br/> dari masa belanja yang penuh gaya.<br/> Lemari kaca, etalase berkilau,<br/> dulu menampung cita dan barang mewah,<br/> langkah orang Eropa, Tionghoa, pribumi,<br/> bertemu dalam arus yang sama:<br/> keingintahuan, gengsi, dan cerita.<br/> Kini, bayang-bayangnya tinggal di dinding,<br/> papan nama yang pudar di mata senja.<br/> Namun, sejarah tak lekang us...') Tanda: Suntingan visual: Beralih
- 15 September 2025 13.45 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Suci (Surapati - Cicaheum) (←Membuat halaman berisi 'Suci, aliran kisah dari Surapati<br/> Mengalir lembut di antara pematang Cicaheum<br/> Wajahmu seperti embun pagi yang jernih<br/> Menyapa bumi dengan damai yang tak terucap<br/> Di setiap tetes air jernihmu, ada cerita lama<br/> Cerita tentang harapan yang tak pernah pudar<br/> Bersama angin yang menari di ladang ilalang<br/> Kau bisikkan pesan cinta pada setiap jiwa yang mendengar<br/> Suci, alirkanlah kasihmu tanpa henti<br/> Seperti Surapati yang tak lekang...')
- 14 September 2025 07.42 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Jl. Pajajaran (←Membuat halaman berisi 'Jl. Pajajaran, nadi panjang kota,<br/> sungai aspal yang tak pernah letih mengalir,<br/> membawa langkah dengan cerita yang bertaut<br/> antara pagi yang lahir, dan senja yang kembali.<br/> Rimbun pepohonan di tepi jalan<br/> menggamit bayangan masa lalu;<br/> suara mesin dan derap kaki berpadu,<br/> menjadi irama yang tak henti berdenyut.<br/> Di malam hari, lampu-lampu jalan<br/> menjadi penunjuk arah bagi mereka yang singgah,<br/> dan engkau, Jl. Pajajaran,<...')
- 14 September 2025 06.38 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Ciroyom dan Hal-hal Lainnya (←Membuat halaman berisi 'Ciroyom, denyut jiwa kota yang tersembunyi,<br/> Waktu berputar di pelataran hidup sederhana,<br/> Di antara sela-sela suara dan asap,<br/> Tersimpan cerita-cerita kecil penuh makna.<br/> Ladang-ladang harap dan langkah yang gigih,<br/> Menghimpun tatap penuh asa di balik riuh rendah,<br/> Ciroyom bukan hanya tempat, tapi napas,<br/> Mengalir lembut di nadi kota, menyulam hari.<br/> Dan hal-hal lainnya — bisik angin yang menari,<br/> Rerintik hujan membelai g...')
- 14 September 2025 06.33 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Stasiun Cikudapateuh (←Membuat halaman berisi 'Stasiun Cikudapateuh, persimpangan sunyi,<br/> Menyimpan jejak langkah yang tak pernah kembali.<br/> Rangkaian waktu melintas tanpa henti,<br/> Di rel sepi, kenangan terpatri abadi.<br/> ''Bandung, 2025''') Tanda: Suntingan visual: Beralih
- 14 September 2025 06.29 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Pasar Loak Astana Anyar (←Membuat halaman berisi 'Pasar Loak Astana Anyar, labirin waktu terurai,<br/> Di bawah langit yang berbisik cerita masa silam,<br/> Tumpukan kenangan berdebu menyapa langkah,<br/> Seperti halaman buku terbuka, penuh teka dan rahasia.<br/> Di antara deretan gerobak dan barisan ragam,<br/> Terhampar harta terpendam dalam dekapan sejarah,<br/> Pecahan kaca berkilau laksana serpihan bintang,<br/> Menyulam keindahan dari reruntuhan hari tua.<br/> Suara tawar-menawar menggema bagai lagu lama...')
- 14 September 2025 06.23 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Bandung Indah Plaza (←Membuat halaman berisi 'Bandung Indah Plaza, gemintang kota<br/> Di cakrawala basah oleh aroma hujan,<br/> Seperti lukisan aliran sungai kaca,<br/> Menyiratkan cerita dari riuh langkah manusia.<br/> Tiang-tiangmu bagaikan rimba baja,<br/> Menjulang, menantang angin dan waktu—<br/> Saksi bisu mimpi-mimpi yang terpaut,<br/> Di antara detak hati dan derap asa.<br/> Lampu-lampu berkelip, bintang buatan,<br/> Menari-nari di kanopi malam nan pekat,<br/> Seperti pelangi yang menyulam harap...')
- 13 September 2025 12.23 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Pasar Cihapit (←Membuat halaman berisi 'Pagi tiba di lorong-lorong sempit,<br/> lampu kios berkedip lembut.<br/> Aroma rempah dan kopi<br/> menyapa langkah yang lewat,<br/> suara pedagang dan tawa<br/> mengalir seperti sungai kecil.<br/> Di sini, waktu berhenti sejenak,<br/> menyimpan cerita kota<br/> dalam senyum, dalam tawar-menawar,<br/> dalam langkah manusia yang tak henti.<br/> ''Bandung, 2025''') Tanda: Suntingan visual: Beralih
- 13 September 2025 12.13 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Dipatiukur (←Membuat halaman berisi 'Pagi datang dengan langkah kaki pejalan,<br/> mengisi trotoar yang panjang,<br/> di bawah rindang pohon yang setia,<br/> mengiringi bisik angin kota.<br/> Di jalan ini, sejarah tersimpan dalam batu dan gedung,<br/> suara pedagang, tawa mahasiswa,<br/> dan riuh kendaraan yang berkelindan<br/> seperti denyut jantung Bandung sendiri.<br/> Dipatiukur adalah nadi yang tak henti,<br/> menghubungkan masa lalu dengan kini,<br/> mengalirkan cerita dari lorong ke lorong,...') Tanda: Suntingan visual: Beralih
- 13 September 2025 00.58 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Bunderan Cibiru (←Membuat halaman berisi 'Di simpang jalan, bundaran ini berputar<br/> seperti denyut kota yang tak pernah berhenti.<br/> Lampu-lampu kota terus berkedip—<br/> putih hingga kuning kelabu—<br/> menjadi irama sabar bagi yang melintas.<br/> Patung Kujang menjulang<br/> menyimpan cerita perbatasan,<br/> antara Bandung yang riuh<br/> dan jalan menuju tanah Priangan Timur.<br/> Di sini, pagi hari adalah arus motor<br/> yang bergegas mengejar waktu,<br/> sedang malam menyalakan lampu kota<...') Tanda: Suntingan visual: Beralih
- 13 September 2025 00.09 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Leuwipanjang (←Membuat halaman berisi '{{header | title = Leuwipanjang | author = Pe Kuadrat | translator = | section = | previous = | next = | year = 2025 | portal = Puisi | wikipedia = | commons = | commonscat = | wikiquote = | wikinews = | wiktionary = | wikibooks = Dan Bandung | wikiversity= | wikispecies= | meta = | notes = }} Dulu hanyalah nama dari air yang tenang,<br/> lubuk panjang tempat ikan bermain,<br/> tempat anak-anak menjerit riang<br/> mengejar bayangan...')
- 12 September 2025 23.58 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Dayeuhkolot (←Membuat halaman berisi 'Di tepian Citarum yang tenang,<br/> Dayeuhkolot pernah menjadi pusat segala arah,<br/> tempat keputusan diucapkan,<br/> dan suara rakyat bergema dalam sunyi tanah Priangan.<br/> Namun banjir datang berulang,<br/> mengusik singgasana,<br/> mendorong kota mencari tanah baru,<br/> meninggalkan Dayeuhkolot dalam kenangan yang basah.<br/> Kini ia hanya nama,<br/> tetapi setiap hurufnya menyimpan gema masa lalu,<br/> tentang kota yang pernah berdenyut di sini,<br/> s...')
- 12 September 2025 14.08 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Jl. Braga (←Membuat halaman berisi '{{header | title = Jl. Braga | author = Pe Kuadrat | translator = | section = | previous = | next = | year = 2025 | portal = Puisi | wikipedia = | commons = | commonscat = | wikiquote = | wikinews = | wiktionary = | wikibooks = Dan Bandung | wikiversity= | wikispecies= | meta = | notes = }} Di bawah lampu tua yang redup,<br/> Braga berdiri dengan wajah lama,<br/> menyimpan langkah yang pernah singgah,<br/> dan bayangan yang tak per...')
- 12 September 2025 13.53 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung/Cikapundung (←Membuat halaman berisi '{{header | title = Cikapundung | author = Pe Kuadrat | translator = | section = | previous = | next = | year = 2025 | portal = Puisi | wikipedia = | commons = | commonscat = | wikiquote = | wikinews = | wiktionary = | wikibooks = Dan Bandung | wikiversity= | wikispecies= | meta = | notes = }} Air itu lahir dari sunyi hutan,<br/> turun perlahan,<br/> menyentuh bebatuan<br/> seperti doa yang tak pernah putus.<br/> Di dadanya tersim...') Tanda: Suntingan visual: Beralih
- 12 September 2025 13.48 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Dan Bandung (←Membuat halaman berisi ''''Dan Bandung''' adalah sebuah kumpulan puisi yang mencoba menuturkan wajah Bandung melalui bait-bait sederhana. Buku ini tidak dimaksudkan sebagai catatan sejarah kaku, melainkan sebagai percakapan lirih dengan sebuah kota—kota yang lahir dari aliran sungai, tumbuh bersama jalan-jalan kolonial, menyala dalam perlawanan, dan terus hidup dalam ingatan warganya. Di dalamnya, pembaca akan menemukan puisi tentang Cikapundung yang setia mengalir, Braga yang menyim...') Tanda: Suntingan visual
- 6 Juli 2025 06.46 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Resep:Sup kacang hijau (←Membuat halaman berisi ''''Sup kacang hijau''' merupakan hidangan asal Purwokerto yang memiliki bahan dasar kacang hijaung. Berikut merupakan cara membuatnya,<ref>Kementerian Pertanian. 1967. ''Mustikarasa: Buku Masakan Indonesia.'' Jakarta: Kementerian Pertanian</ref> == Bahan == * 1/4 kg kacang hijau * 1/4 kg daging * 1/4 kg kentang * 1/4 kg kacang kapri * 1/4 kg tomat == Bumbu == * 5 siung bawang putih * 1 sdt. merica * 1 ikat seledri * 1 ikat daun bawang * 1 1/2 sdm. * 2 bungkus...') Tanda: Suntingan visual
- 6 Juli 2025 06.11 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Resep:Sup sumsum (←Membuat halaman berisi 'Sapi memiliki banyak tulang yang bisa diolah menjadi beragam sajian lezat. Terutama tulang-tulang yang bersumsum, yakni tulang belakang, pinggul, dan paha. Sumsum tersebut membuat rasa makanan jadi gurih dan nikmat. Berikut cara membuat sup sumsum sapi,<ref>Kementerian Pertanian. 1967. ''Mustikarasa: Buku Masakan Indonesia.'' Jakarta: Kementerian Pertanian</ref> == Bahan == * 1 kg daging tetelan, dan tulang sapi * 1/4 kg wortel * 1/2 gelas minyak goreng * 1/4 k...') Tanda: Suntingan visual
- 6 Juli 2025 05.34 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Resep:Sup makaroni (←Membuat halaman berisi ''''Sup makaroni''' merupakan makanan dalam bentuk sup. Makananan ini memiliki bahan utama makaroni yang berasal dari Italia. Di negara asalnya, sup ini biasa dihidangkan atau disajikan dengan kacang-kacangan yang biasa disebut dengan ''pasta e fagioli.''<ref>http://www.newsday.com/entertainment/dining/122193,0,7784884.venue</ref> Pada awal abad ke-19, sup makaroni menjadi hidangan umum di banyak penginapan di Italia.<ref>https://books.google.com/books?id=TlM4AAAA...') Tanda: Suntingan visual
- 6 Juli 2025 04.50 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Pengguna:Pijri Paijar (←Membuat halaman berisi '{{peserta WikiCitaRasa}}')
- 31 Oktober 2023 13.11 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Jejak Gigih Dari Bandung Selatan (Cerpen) Tanda: Suntingan visual
- 21 Januari 2023 07.24 Pijri Paijar bicara kontrib membuat halaman Mengadu Nasib dan Kejadian Lainnya (Cerpen Mengadu Nasb dan Kejadiannya Lainnya) Tanda: Suntingan visual
- 4 Januari 2023 06.51 Akun Pijri Paijar bicara kontrib dibuat secara otomatis