Kurikulum Kepemimpinan/Tipe Kepribadian

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Jump to navigation Jump to search

Salah satu teori mengenai tipe kepribadian manusia berasal dari Socrates yang membagi berdasar cairan tubuh yang dominan. Pembagian tipe kepribadian tersebut adalah sebagai berikut.

  • Sanguinis
  • Melankolis
  • Kholeris
  • Phlegmatis

Orang sanguinis adalah orang yang populer. Suka cerita, banyak omong, dan selalu menjadi pusat perhatian dari orang-orang di sekitarnya. Orang sanguinis gampang bergaul dan mudah berteman. Salah satu kelemahannya adalah sifatnya yang moody, atau tergantung suasana hati. Kadang ia cepat gembira, namun tiba-tiba menangis, atau sebaliknya. Profesi yang berkutat di bidang entertainment/hiburan biasanya diwarnai dengan orang-orang yang bertipe sanguinis.

Orang melankolis adalah orang yang perfeksionis. Suka akan hal-hal yang detil dan membutuhkan ketelitian. Salah satu kelemahan orang melankolis adalah karena sifatnya yang terlalu perfeksionis, kadang-kadang suka menunda-nunda pekerjaan sampai terciptanya suasana yang sempurna. Orang yang bekerja di bidang penelitian/riset biasanya bertipe melankolis.

Orang kholeris adalah orang yang mempunyai jiwa kepemimpinan. Punya wibawa, punya kemauan kuat, serta biasanya gampang menyuruh-nyuruh orang lain. Kelemahannya tidak semua orang mau disuruh-suruh. Orang yang menjadi pemimpin/manajer biasanya bertipe kholeris.

Orang phlegmatis adalah orang yang cinta damai. Sifatnya mengalah, tidak mau terlibat dalam perdebatan. Kelemahannya antara lain karena terlihat lemah, kadang-kadang dipermainkan oleh orang lain. Orang phlegmatis biasanya ada di profesi-profesi yang tidak banyak konflik.

Pembagian tipe kepribadian berdasarkan cairan tubuh di atas, pada dasarnya bersifat sangat umum. Banyak orang yang mempunyai sifat gabungan dari tipe-tipe yang ada. Yang jelas dengan mengenali kepribadian sendiri, dapat membantu menentukan cita-cita/rencana hidup selanjutnya. Yang jelas nobody's perfect, tidak ada orang yang sempurna. Masing-masing orang sudah dikaruniai Tuhan kelebihan dan kekurangan.