Mitologi Nordik/Raksasa/Fenia dan Menia

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Jump to navigation Jump to search
Fenia dan Menia.

Fenia dan Menia adalah dua raksasa perempuan yang menjadi budak Raja Frodi dari Denmark dalam puisi Grottasong.

Frodi adalah putra Fridleif dan cucu Skiold. Skiold adalah pendiri dinasti Denmark, yang dikenal sebagai Skioldungs. Skiold sendiri adalah putra Odin.

Frodi terkenal karena dia berhasil memberikan kedamaian di negara-negara utara, seperti Augustus yang memberikan Kedamaian Romawi (Pax Romana) ke Mediterania dan provinsi-provinsi lainnya. Frodi kemungkinan hidup pada masa Yesus hidup.

Kediamannya adalah di Denmark, namun ketika itu kerajaannya disebut Gotlandia.

Masa kekuasaannya juga menghasilkan banyak kekayaan bagi kerajaan. Salah satu sumber kekayaan Frodi adalah karena dia membeli dua budak wanita dari raja Fiolnir dari Swedia, untuk bekerja di pabrik, yang disebut grotti. Pabrik tersebut dapat memproduksi apapun, dan salah satu benda hasil produksinya adalah emas. Karena itulah emas di sana disebut "Makanan Frodi".

Budak-budak itu merupakan raksasa. Mereka diharuskan untuk terus bekerja tanpa istirahat.

Kekuasaan Frodi berakhir ketika dia dibunuh oleh Mysing, raja dari luat (Viking). Mysing tidak menghentikan perbudakan kedua raksasa itu dan terus memaksa mereka bekerja tanpa henti. Kali ini Fenia dan Menia bekerja di kapal Mysing dan diperintahkan untuk menghasilkan garam.

Fenia dan Menia terus menerus membuat garam hingga kapal itu pun tenggelam saking banyaknya garam yang mereka hasilkan. Akibatnya semua penghuni kapal itu mati, termasuk Mysing, semua krunya, dan Fenia serta Menia. Itulah sebabnya kenapa air laut mengandung garam.