Resep:Telur asin

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Telur asin adalah istilah umum untuk masakan berbahan dasar telur yang diawetkan dengan cara diasinkan. Kebanyakan telur yang diasinkan adalah telur itik, meski tidak menutup kemungkinan untuk telur-telur yang lain. Masa kadaluwarsa telur asin bisa mencapai satu bulan (30 hari). Telur asin dapat dipadukan dengan berbagai masakan misalnya nasi jamblang, dan nasi lengko. Atau dapat pula dimakan tanpa nasi. Masyarakat nelayan membawa telur asin untuk bekal di saat mereka menangkap ikan.

Bahan-bahan[sunting]

  1. Telur
  2. Garam
  3. Air
  4. Tanah (serbuk batu-bata)

Cara pembuatan[sunting]

  • Siapkan telur mentah yang ingin diasinkan
  • Masukkan serbuk batu-bata atau abu gosok pada wadah pengadonan
  • Berilah air secukupnya
  • Taburkan garam secukupnya, sesuai selera. Semakin banyak garam, telur akan lebih awet.
  • Aduklah hingga rata, jangan terlalu kental atau cair
  • Setelah adonan selesai, bungkuslah satu persatu telur asin dengan adonan tersebut, lalu masukkan ke tempat penyimpanan
  • Setelah disimpan selama 7 hari, kupaslah secara perlahan serbuk batu-bata yang menempel pada telur. Jangan lupa telur asin dicuci terlebih dahulu
  • Rebus/kukus telur asin hingga matang
  • Telur asin siap disajikan
  • Jika hendak diedarkan ke para pelanggan, telur asin perlu dikemas dengan rapi. Pelabelan telur asin dengan cap tidak mempengaruhi rasa yang terkandung.