Catatan Dokter Muda/Pemeriksaan Fisik

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Jump to navigation Jump to search

Pemeriksaan Fisik (PF)[sunting]

Wajah[sunting]

  • Wajah bulan (moon face)
    • Sindrom nefrotik
    • Sindrom metabolik
    • Dekompensasi kordis dekstra
    • Gagal jantung kongestif (CHF)[1]
  • Wajah Coli (facies Coli)
    • Thalasemia
      • Alfa
      • Beta
        • Minor (Treat, pembawa sifat)
        • Intermediate
        • Mayor

Rambut[sunting]

  • Rambut mudah rontok
  • Rambut jagung

Hidung[sunting]

  • Napas cuping hidung (NCH)
  • Terpasang Nasogastic tube (NGT)

Mata[sunting]

  • Udem kelopak mata
    • Sindrom nefrotik
    • Sindrom metabolik
    • Dekompensasi kordis dekstra
    • Gagal jantung kongestif (CHF)[1]
  • Ptosis
  • Conjungtiva pucat (CP)
    • Anemia
  • Sklera ikterik (SI)
    • Ikterus
  • Mata cowong
    • Dehidrasi
    • Gizi buruk
  • Reflek cahaya (RC)
  • Pupil
    • Isokor
      • Normal
    • Anisokor
      • Pupil kanan lebih besar
        • Lateralisasi ke kanan
      • Pupil kiri lebih besar
        • Lateralisasi ke kiri

Mulut[sunting]

  • Bibir kering
  • Sariawan
    • Sariawan akut
    • Sariawan kronis
      • HIV/AIDS
  • Mukosa mulut
    • Basah
      • Normal
    • Kering
      • Dehidrasi
  • Gusi berdarah
    • DD
    • DHF
    • Dosis berlebih obat antikoagulan (misal: warfarin)
  • Papil lidah atrofi
    • Demam tifoid
  • Terpasang mayo
    • Penurunan kesadaran

Leher[sunting]

  • Udem leher
    • Sindrom nefrotik
    • Sindrom metabolik
    • Dekompensasi kordis dekstra
    • Gagal jantung kongestif (CHF)[1]
  • Tekanan vena jugularis (JVP: Jugular venous pressure)
    • ⩽ R + 3 -> Tidak meningkat -> Tak ada kelainan (T.a.k)
    • > R + 3 -> Meningkat -> Peningkatan tekanan jantung kanan
      • Sindrom vena kava superior
      • Dekompensasi kordis dekstra
      • Gagal jantung kongestif (CHF)[1]
    • Sulit dievaluasi (sde)
      • Sindrom nefrotik
      • Sindrom metabolik
      • Dekompensasi kordis dekstra
      • Gagal jantung kongestif (CHF)[1]
      • Gagal napas
  • Kelenjar getah bening (KGB)
    • Tidak teraba
      • T.a.k.
    • Teraba
      • Limfadenitis
      • Limfadenopati

Thoraks[sunting]

  • Simetris
  • Retraksi sela tulang iga

Paru[sunting]

Jantung[sunting]

Abdomen[sunting]

Organ Genital[sunting]

  • Organ genital bengkak
    • Sindrom nefrotik
    • GGK[2]
    • Sindrom metabolik
    • Dekompensasi kordis dekstra
    • Gagal jantung kongestif (CHF)[1]
  • Terpasang kateter
    • Hiperplasia prostat benigna (BPH)
    • Gagal jantung kongestif (CHF)[1]

Ekstremitas (Ext)[sunting]

  • Akral hangat
  • Akral dingin (ad)
  • Oedem (oed)
    • Sindrom nefrotik
    • Sindrom metabolik
    • Dekompensasi kordis dekstra
    • Dekompensasi kordis sinistra
    • Gagal jantung kongestif (CHF)[1]
  • Ulkus (Ulk)
    • Diabetes Mellitus (DM)
  • Jari tabuh (Clubbing finger)
  • Flat nail
  • Spoon nail

Daftar Pustaka[sunting]

  1. (id) Bates B. Buku Saku Pemeriksaan Fisik & Riwayat Kesehatan. Edisi 2. Jakarta: EGC; 1998. ISBN 979-448-359-1.
  2. (id) Markum, editor. Penuntun Anamnesis dan Pemeriksaan Fisis. Jakarta: Pusat Informasi dan Penerbitan Bagian IPD FK UI; 2000. ISBN 979-9401-01-1.
  3. (id) Standar Kompetensi Dokter. Jakarta: Konsil Kedokteran Indonesia; 2006. ISBN 979-15546-4-1.

Pranala Luar[sunting]

  1. (id) Pendidikan Dokter 2009 Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret [Internet]. Field Lab & Skills Lab [diakses 2012 Feb 26]. Surakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret; c2010 ‒ 2012. Tersedia dari: http://pd09.fk.uns.ac.id/?p=834.

Daftar Diagnosis[sunting]

  1. 1,0 1,1 1,2 1,3 1,4 1,5 1,6 1,7 Congestive heart failure [3B/44].
  2. Gagal ginjal kronis [2/49].
  3. Atrial septal defect [2/44].