Lompat ke isi

Kurikulum Kepemimpinan/Manajemen Uang

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas

Manajemen Uang

[sunting]

Uang merupakan sumber daya yang terbatas, oleh karena itu harus dapat dikelola dengan sebaik-baiknya. Dalam perencanaan diri ataupun organisasi dibutuhkan pengelolaan uang yang meliputi pemasukan dan pengeluaran.

  1. Pemasukan : dari mana uang berasal, harus berasal dari sumber-sumber yang sah dan halal
  2. Pengeluaran : ke mana uang akan dibelanjakan, digunakan untuk kepentingan-kepentingan yang sesuai dengan tujuan kegiatan, baik diri pribadi maupun organisasi

Dalam menyusun pengelolaan keuangan, digunakan rencana anggaran pendapatan dan belanja (RAPB) sesuai dengan kurun waktu atau target kegiatan. Misalnya untuk suatu organisasi, perlu dilakukan pembuatan RAPB dalam satu tahun atau satu semester untuk kemudian dilaporkan dan dievalusi. Demikian juga dalam penyiapan suatu kegiatan, penyusunan RAPB sangat penting dilakukan, misal untuk menentukan posisi awal keuangan, mencari sponsor/sumber-sumber keuangan, dan menentukan kegiatan-kegiatan apa saja yang bisa dilakukan dengan projeksi anggaran yang tersedia. Dalam penyusunan RAPB dimungkinkan adanya biaya tak terduga sebesar maksimal 10 persen dari keseluruhan anggaran, misalnya jika terjadi kenaikan harga barang.

Penggunaan keuangan harus dapat dikontrol sesuai dengan RAPB yang telah disusun. Dalam tingkat pribadi, orang dapat menyusun berapa pendapatan yang dia miliki, kemudian dari situ dapat ditentukan berapa banyak yang akan dibelanjakan dan berapa banyak yang perlu disimpan. Penyimpanan uang/menabung diperlukan untuk menjaga adanya kebutuhan-kebutuhan tak terduga di masa yang akan datang atau suatu kebutuhan yang nilainya cukup besar dibanding pendapatan. Dalam tingkat organisasi, kontrol dilakukan oleh bendahara selaku pemegang sekaligus penanggung jawab masalah keuangan. Dia yang berhak untuk mengeluarkan uang, dengan koordinasi dari ketua, untuk kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan tujuan organisasi. Pada akhir masa anggaran atau akhir kepengurusan, perlu adanya pembuatan laporan keuangan untuk dilaporkan kepada anggota.

Pada penyusunan RAPB suatu kegiatan, untuk menyiasati anggaran yang membengkak, biasanya dilakukan cara-cara sebagai berikut

  • Mengurangi pengeluaran, misalnya dengan mengurangi kegiatan-kegiatan yang prioritasnya lebih rendah atau efisiensi pengeluaran
  • Menambah pendapatan dengan cara mengembangkan kegiatan yang dapat menambah keuangan dan sponsor

Latihan

[sunting]

Susunlah rencana anggaran pendapatan dan belanja untuk suatu kegiatan yang Anda rencanakan bersama rekan-rekan Anda. Diskusikan dan tentukan dari mana pendapatan diperoleh dan ke mana uang akan dibelanjakan. Presentasikan di hadapan kelompok lain.