Asia Barat Kuno/Sejarah/Dinasti Awal

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
<< Sumer Dinasti Awal - Asia Barat Kuno Kekaisaran Akkad >>
Relief dari masa Dinasti Awal, menggambarkan Ur-Nanshe, raja kota Lagash

Sekitar 2900 SM, setelah banjir besar, dimulailah suatu masa yang disebut Dinasi Awal, yang berlangsung selama kira-kira 600 tahun. Masa ini bertepatan dengan Kerajaan Lama di Mesir dan Zaman Perunggu Awal di Yunani.

Peradaban Asia Barat terus berlanjut kurang lebih sama seperti sebelumnya. Antara sungai Tigris dan Efrat terdapat banyak kota, masing-masingnya mengklaim sebagai penguasa wilayah tanah di sekitarnya beserta penduduknya. Pada umumnya tiap kota dipimpin oleh raja dan juga pendeta tinggi. Raja dan pendeta Tinggi memiliki kekuasaan yang besar, dan mereka harus saling bekerjasama agar dapat memerintah dengan baik

Sebagian raja ini ada yang ingin berkuasa atas raja lainnya, sehingga terjadi peperangan antarkota. Terkadang satu orang raja berhasil menguasai banyak kota, dan raja-raja lain harus tunduk kepadanya. Di lain waktu, ada raja yang mengklaim sebagai penguasa, namun tak begitu dihiraukan.

Ini adalah masa munculnya kisah tertulis pertama mengenai para raja. Yang paling terkenal adalah kisah Gilgamesh, raja Uruk.