Bahasa Indonesia/Kalimat Tunggal
Kalimat tunggal adalah kalimat yang terdiri dari satu pola kalimat, yaitu terdiri dari satu subjek, satu predikat, dan bisa dilengkapi dengan objek dan keterangan.
Pola kalimat tunggal dapat berupa[1]
- subjek dan predikat (S-P), contoh: Dia itu teman kami.
- subjek, predikat, dan objek (S-P-O), contoh: Rani sedang membaca buku.
- subjek, predikat, dan pelengkap (S-P-Pel), contoh: Kepakaran Teguh diakui banyak orang.
- subjek, predikat, objek, dan pelengkap (S-P-O-Pel), contoh: Arman mengajak temannya pulang.
- subjek, predikat, dan keterangan (S-P-K), contoh: Dia tidur di kamar.
- predikat (P), contoh: Masuk!
Daftar Pustaka
[sunting]- ↑ Sasangka, Sry Satriya Tjatur Wisnu (2015). Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia, Kalimat. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Bahasa Indonesia:
Bunyi •
Alfabet •
Kata •
(Afiks •
Prefiks •
Sufiks •
Infiks •
Konfiks •
Sinonim •
Antonim •
Ulang) •
Kalimat •
Ungkapan •
(Peribahasa •
Pepatah •
Perumpamaan •
Pemeo) •
Wacana •
Prosa •
Pidato •
Surat-menyurat
Kelas Kata:
Verba •
Adjektiva •
Adverbia •
Nomina •
Pronomina •
Numeralia •
Partikel
(Preposisi •
Konjungsi •
Interjeksi •
Artikel •
Penegas •
Fatis •
Klitika)
Kalimat:
Kalimat Langsung •
Kalimat Tak Langsung •
Kalimat Majemuk •
(Campuran •
Setara •
Bertingkat) •
Kalimat Tunggal •
Kalimat Seru •
Kalimat Aktif •
Kalimat Pasif •
Kalimat Berita •
Kalimat Tanya •
(Tak Bertanya) •
Kalimat Perintah •
Kalimat Verbal •
Kalimat Nominal •
Kalimat Beralah •
Kalimat Inti (Sederhana) •
Kalimat Luas •
Kalimat Pengharapan •
Kalimat Pengandaian •
Kalimat Ajakan •
Kalimat Permintaan •
Kalimat Perjanjian
Lain-lain:
Ringkasan EYD •
Ketidakkonsistenan KBBI
Rujukan