Bahasa Indonesia/Klitika
Klitika adalah semacam imbuhan yang dalam ucapan tidak mempunyai tekanan sendiri dan tidak merupakan kata karena tidak dapat berdiri sendiri. Jadi, klitika merupakan bentuk yang selalu terikat pada bentuk (kata) lain.
- Kata Berklitika -lah, Contoh :
- Pergilah sekarang, sebelum hujan turun.
- Masuklah!
- Kalau Anda mau, ambillah satu atau dua!
- Jadilah pemukiman itu pemasok terbesar sayur-mayur.
- Dialah yang menggugat soal itu.
- Cara seperti itu tidaklah pantas.
- Akulah yang bertanggung jawab
- Iwanlah yang mencari kamu kemarin
- Berklitika pun, Contoh :
- Mereka pun akhirnya senang tinggal di lokasi itu.
- Yang tidak perlu pun dibelinya.
- Andilah yang datang ke sini semalaman. (bukan orang lain)
- Kalau Andi pergi, Susi pun pergi (susi juga pergi)
- Ditraktir pun aku tak sudi.
- Meskipun ditraktir, aku tak sudi.
Bahasa Indonesia:
Bunyi •
Alfabet •
Kata •
(Afiks •
Prefiks •
Sufiks •
Infiks •
Konfiks •
Sinonim •
Antonim •
Ulang) •
Kalimat •
Ungkapan •
(Peribahasa •
Pepatah •
Perumpamaan •
Pemeo) •
Wacana •
Prosa •
Pidato •
Surat-menyurat
Kelas Kata:
Verba •
Adjektiva •
Adverbia •
Nomina •
Pronomina •
Numeralia •
Partikel
(Preposisi •
Konjungsi •
Interjeksi •
Artikel •
Penegas •
Fatis •
Klitika)
Kalimat:
Kalimat Langsung •
Kalimat Tak Langsung •
Kalimat Majemuk •
(Campuran •
Setara •
Bertingkat) •
Kalimat Tunggal •
Kalimat Seru •
Kalimat Aktif •
Kalimat Pasif •
Kalimat Berita •
Kalimat Tanya •
(Tak Bertanya) •
Kalimat Perintah •
Kalimat Verbal •
Kalimat Nominal •
Kalimat Beralah •
Kalimat Inti (Sederhana) •
Kalimat Luas •
Kalimat Pengharapan •
Kalimat Pengandaian •
Kalimat Ajakan •
Kalimat Permintaan •
Kalimat Perjanjian
Lain-lain:
Ringkasan EYD •
Ketidakkonsistenan KBBI
Rujukan