Islam Abad Pertengahan/Arsitektur/Abbasiyah

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Jump to navigation Jump to search
Masjid Agung Samarra

Setelah dinasti Abbasiyah memindahkan ibukota Kekhalifahan Islam dari Damaskus ke Baghdad, mereka harus membangun banyak bangunan di ibukota baru itu. Karena kota Baghdad moderan berada tepat di atas kota Baghdad Abbasiyah, tidak banyak yang tersisa dari Baghdad Abad Pertengahan.

Di Samarra, khalifah Al-Mutawakkil membangun sebuah masjid besar pada 647 M. Masjid Agung Samarra kemudian menjadi masjid terbesar di dunia. Masjid ini dibangun dari bata bakar. Menaranya memiliki tinggi 52 meter, dan muazin naik ke atasnya melalui jalan spiral. Masjid ini juga memiliki halaman terbuka yang luas, dengan tiga barisan tiang di sekelilingnya, serta ruang shalat yang besar dan tertutup. Dinding ruang shalanya dihiasi dengan moasik dari kaca biru tua.