Mitologi Yunani/Theseus/Tragedi Hippolitos

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Faidra
Hippolitos terjatuh dari kereta perangnya

Beberapa tahun kemudian, Theseus menikahi saudari Ariadne, Faidra, putri Raja Minos dari Kreta. Pernikahan ini direncanakan oleh Theseus dan Deukalion, putra Minos, yang menjadi raja Kreta pada masa itu. Faidra memberi Theseus dua orang putra, Akamas dan Demofon. Kelak, Theseus mengirim anak-anaknya ke Euboia. Dalam Perang Troya, anak-anaknya ikut terlibat di bawah pimpinan Elefenor, Raja Euboia.

Hippolitos adalah putra Theseus dari istri pertamanya, Antiope orang Amazon. Theseus mengirim Hippolitos ke Troizen, di mana ia dibesarkan oleh kakeknya. Hippolitos merupakan seoran pemburu yang menyembah dewi Artemis dan mengabaikan dewi cinta, Afrodit. Hippolitos ingin tetap perjaka, seperti dewi Artemis yang tetap perawan.

Untuk menghukum Hippolitos karena mengabaikannya, Afrodit membuat Faidra jtuh cinta kepada Hippolitos. Pada awalnya Faidra berusaha menyembunyikan perasaannya dari Hippolitos. Akan tetapi rasa cintanya kemudian diketahui oleh salah seorang pelayan setianya. Ia pun menderita akibat rasa cinta itu.

Sang pelayan berupaya membantu majikannya. Ia mendesak Faidra untuk menyatakan perasaannya kepada Hippolitos. Akan tetapi, ketika Faidra berusaha merayu Hippolitos, ia ditolak. Hippolitos beralasan bahwa Faidra telah menikah dengan menjadi istri ayahnya. Akibat penolakan ini, Faidra begitu terguncang dan akhirnya gantung diri.

Theseus berduka mengetahui istrinya telah bunuh diri. Ia menemukan sepucuk surat berisi pesan dari istrinya. Dalam surat itu tertulis bahwa Hippolitos berusaha memperkosa Faidra sehingga Faidra bunuh diri akibat tak kuat menanggung rasa malu. Theseus terperdaya oleh isi pesan itu dan amat murka terhadap Hippolitos. Ia pun mengusir putranya itu dari Troizen. Tak hanya itu, ia pun mengutuk Hippolitos dengan memanggil nama dewa Poseidon.

Ketika Hippolitos sedang mengendari kereta perang, kutukan Theseus menimpanya. Tiba-tiba Poseidon membuat kuda-kuda Hippolitos ketakutan dan menyebabkan Hippolitos terjatuh dari kereta perangnya. Akibatnya ia terluka parah.

Pada saat itu, dewi Artemis tiba-tiba muncul di hadapan Theseus. Sang dewi memberitahunya bahwa surat yang ditinggalkan oleh Faidra berisi cerita palsu, dan bahwa Hippolitos sebenarnya tak bersalah sama sekali.

Namun semua sudah terlambat. Theseus telah menyebabkan putranya mengalami nasib buruk. Dalam keadaan sekarat, Hippolitos kembali ke rumahnya. Meski telah dikutuk oleh Theseus, Hipolitos memaafkan ayahnya. Artemis lalu lalu memberitahu Theseus bahwa ia tak sepenuhnya salah, dan bahwa Afrodit yang merencanakan semua kejadian ini. Setelah Artemis menghilang, Hippolitos pun meninggal.

Beberapa mengatakan bahwa Hippolitos tidak meninggal dan diselamatkan oleh Artemis. Sang dewi meminta Asklepios, dewa pengobatan, menyembuhkan lukanya. Selain itu, Artemis juga menjadikan Hippolitos abadi. Sejak itu Hippolitos pindah ke Italia dan menjadi dewa minor yang disebut Virbius.