Mesir Kuno/Seni/Kerajaan Pertengahan

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Jump to navigation Jump to search
Patung Amenemhat III
Relief di makam Tiye

Dengan runtuhnya Kerajaan Lama sekitar 2160 SM, terjadi perubahan besar dalam gaya seni. Relief dari Kerajaan Lama terus berlanjut, masih dengan latar yang yang dihilangkan. Namun tema seninya kini berbeda. Alih-alih penggambaran firaun seperti di Kerajaan Lama, ukiran di Kerajaan Pertengahan lebih banyak menampilkan kehidupan sehari-hari, misalnya relief di makam Tiye yang menampilkan anak lelaki yang sedang mengatur keledai, dengan penjelasan berupa tulisan hieroglif di atasnya.

Gaya patung tiga dimensi juga ikut berubah di Kerajaan Pertengahan. Firaun tak lagi terlihat serius. Kini mereka tampak lebih kekanakan-kanakan dan bersemangat, lebih mirip manusia dibanding dewa. Contohnya patung firaun Amenemhat III.