Mesir Kuno/Seni/Periode Amarna

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Jump to navigation Jump to search

Pada pertengahan Kerajaan Baru, sekitar 1350-an SM, ketika bangsa Yunani membangun istana megaron di Mykenai dan Pylos, dan bangsa Het mengembangkan penggunaan besi, bangsa Mesir memiliki firaun baru yang melakukan perubahan politik yang dramatis, namun perubahan pada seni juga sama menariknya.

Firaun ini bernama Akhenaten, dan jenis seni yang disukainya disebut gaya Amarna, dari nama kota yang didirikan oleh Akhenaten untuk dirinya sendiri.

Patung Akhenaten

Banyak peninggalan seni dari periode Amarna yang masih ada saat ini. Seni Amarna menampilkan orang dalam cara yang dramatis dan berlebihan. Contohnya adalah relief Akhenaten dan istrinya Nefertiti beserta tiga anak perempuannya. Dewa mereka, Aten, digambarkan sebagai lingkaran di langit yang menerangi mereka.

Relief Akhenaten dan Nefertiti