Mitologi Yunani/Titan/Themis

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Jump to navigation Jump to search
Themis.

Themis adalah Titan keadilan. Dia adalah anak perempuan Uranus dan Gaia. Seperti ibunya, dia dikenal sebagai dewi bumi. Kemudian dia dikenal sebagai dewi keteraturan dan keadilan.

Themis adalah istri kedua Zeus. Themis memiliki banyak anak, antara lain para Hoirai, yaitu Eunomia (ketertiban), Dike (keadilan) dan Eirene (kedamaian). Anaknya yang lain adalah para Moirai.

Menurut Aiskhylos, Themis menikahi saudaranya Iapetos (sebelum menikah dengan Zeus), dan menjadi ibu dari Titan Prometheus.

Seperti ibunya, Themis juga memiliki kemampuan meramal. Orakel Delphi pada awalnya milik Gaia, sebelum diserahkan pada Themis. Kemudian Themis menyerahkan orakel itu pada Apollo.

Peradilan tidak hanya ada di Olimpus dan di bumi, namun juga di Dunia Bawah. Adalah keputusan Themis yang menentukan apakah seorang arwah pergi ke Padang Elisian atau Tartaros. Themis digambarkan mengenakan penutup mata, yang melambangkan bahwa dirinya tidak pandang bulu dalam menetapkan peradilan berupa berkah atau hukuman terhadap para arwah. Jika ada arwah yang diputuskan dikirim ke Tartaros, maka para Erinyes akan membawa sang arwah menuju Tartaros.

Themis memiliki tiga pengiring, yang juga bertindak sebagai hakim bagi para arwah di dunia bawah. Mereka semua adalah putra Zeus, salah satu di antaranya adalah Aiakos, putra Aigina, sedangkan dua lainnya adalah Rhadamanthis dan Minos, dua-duanya merupakan putra Europa. Ketiga hakim itu menjadi dewa minor di dunia bawah.