Mitologi Yunani/Dewa Minor/Eos

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Jump to navigation Jump to search
Eos

Eos adalah dewi fajar. Dia adalah putri Hiperion dan Theia. Orang Romawi mengenalnya sebagai Aurora.

Beberapa mengatakan bahwa Eos membawa fajar dengan mengendarai kereta perangnya melintasi langit, sedangkan beberapa lainnya menyebutkan bahwa dia adalah dewi bersayap. Kuda-kuda penarik keretanya bernama Lamps dan Faithon.

Eos adalah saudari Helios dan Selene. Eos menikah dengan Astraios dan menjadi ibu Boreas, Notos, dan Zefiros, dan bintang-bintang, termasuk planet Venus, dikenal sebagai bintang pagi, yang disebut Eosforos ("Pembawa fajar") atau Fosforos ("Pembawa cahaya").

Eos juga memiliki kekasih seorang raja bernama Tithonos, putra raja Troya, Laomedon, yang dengan demikian menjadikannya saudara Priamos. Dari hubungan ini, Eos menjadi ibu Memnon, pemimpin pasukan Ethoipia dalam Perang Troya. Putranya dibunuh oleh Akhilles pada tahun terakhir perang.

Eos meminta Zeus untuk membuat Tithonos abadi, tapi dia lupa meminta Zeus menjadikan Tithonos awet muda. Akibatnya Tithonos tidak dapat mati namun terus bertambah tua. Akhirnya Eos mengubah Tithonos menjadi jangkrik.

Kemungkinan kekasih Eos lainnya adalah Kefalos, suami Prokris; raksasa pemburu, Orion; dan Kleitos, keturunan Melampos.