Mitologi Yunani/Dewa Olimpus/Zeus

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Zeus
Zeus duduk di tahtanya dengan ditemani oleh Hermes dan Athena

Zeus adalah seorang dewa petir dan pemerintah langit dan merupakan raja kepada para dewa dan manusia yang bertahta di puncak Gunung Olympus. Simbol yang melambang dewa ini adalah petir, haiwan keramatnya adalah helang dan kerbau manakala pohon keramatnya adalah pokok oak. Padanan Zeus dalam mitologi Romawi adalah Jupiter yang juga merupakan dewa petir.

Zeus adalah anak kepada Titan Cronos dan Rhea dan dia merupakan yang paling muda di kalangan saudara-saudaranya. Apabila Cronos mengetahui ramalan bahwa kekuasaannya akan digulingkan oleh keturunannya sendiri, sang Titan menelan semua anak yang dilahirkan oleh Rhea bagi mencegah ramalan itu terlaksana. Dia menelan semua saudara Zeus, Hestia, Poseidon, Hades, Demeter dan Hera.

Rhea pun mengandung anaknya yang keenam. Dia gusar kerana anaknya ini bakal menerima nasib yang sama seperti anak-anaknya yang lain. Oleh itu, dia pun melarikan diri ke Pulau Crete dan melahirkan anaknya di sana. Rhea menamakan bayinya Zeus. Selepas itu, dia mengambil sebongkah batu lalu membungkusnya dengan kain lalu memberikan batu itu kepada Cronos dan mengaku bahwa itu adalah anaknya. Sang Titan mempercayai bulat-bulat Rhea lalu terus menelan batu itu.

Di Crete, Zeus disembunyikan di sebuah gua di Gunung Ida. Dia dijaga dan dibesarkan oleh nimfa Adamanthea dan memperoleh susu dari seekor kambing bernama Amalthea. Para Korybantes iaitu sembilan prajurit yang memuliakan Rhea akan menyanyi dan menari sambil memukul perisai dengan tombak apabila bayi Zeus menangis agar tangisannya tidak didengari oleh Cronos.

Apabila sudah dewasa, Zeus bersemuka dengan ayahnya dan membuat Cronos memuntahkan semua saudaranya dengan memberikan sang Titan ramuan buatan Metis. Zeus membebaskan para Cyclops dan Hecatoncheires dari Tartarus selepas membunuh naga Campe yang menjaga. Sebagai balasan, para Cyclops menciptakan untuk Zeus senjata iaitu halilintar. Sang dewa dan saudara-saudaranya dengan bantuan para Cyclops dan Hecatoncheires bertempur dengan para Titan dalam pertempuran epik yang dinamakan Titanomachy. Para Titan kalah dan zaman kekuasaan mereka pun berakhir. Zeus memenjara para Titan di Tartarus manakala Atlas dihukum dengan harus memikul langit selamanya.

Selepas para Titan dikalahkan, alam semesta diperintah oleh golongan dewa muda yang digelar Olympians. Zeus, Poseidon dan Hades melakukan undian untuk menentukan wilayah kekuasaan. Zeus memperoleh langit dan mengawal cuaca, Poseidon berkuasa ke atas lautan manakala Hades menjadi raja bagi orang mati dan para roh di Dunia Bawah.

Gaia sangat marah kerana Zeus mengurung anak-anaknya (para Titan) di Tartarus. Apabila Zeus menduduki tahta sebagai raja para dewa, Gaia menghantar anaknya yang mengerikan iaitu Typhon dan Echidna bagi menghancurkan Olympus. Sang dewa berhasil mengalahkan Typhon dan memerangkapnya di bawah Gunung Etna di Sicily namun Zeus membiarkan Echidna dan anak-anaknya hidup.

Zeus telah menikah sebanyak tiga kali. Pertama, Zeus telah menikahi Oceanid Metis, yang merupakan seorang Titan. Metis pun mengandung anak sang dewa namun Gaia meramalkan bahwa anak itu akan lebih cerdas dari Zeus dan akan mengalahkan sang dewa. Zeus, yang tidak mahu ramalan ini terlaksana, terus menelan Metis yang sedang mengandung. Pada saat kelahiran anak itu, Zeus merasakan sakit kepala yang luar biasa. Dia menyuruh Titan Prometheus untuk membelah kepalanya dengan kapak. Dari kepala Zeus, keluar suatu sosok wanita yang lengkap memakai baju zirah. Wanita itu adalah Athena.

Istri keduanya merupakan seorang Titan juga, Themis. Melaluinya, Zeus menjadi ayah kepada para Horai, tiga dewi yang melambangkan hukum dan keadilan iaitu Dike (dewi keadilan), Eirene (dewi kedamaian) dan Eunomia (dewi hukum).

Zeus berhubungan seks dengan Hera

Zeus juga menikahi saudarinya sendiri, Hera. Dari hubungan ini, dia memperoleh beberapa anak, iaitu Ares (dewa perang), Hebe (dewi masa muda), Eileithyia (dewi kelahiran) dan Enyo (dewi pertempuran). Terdapat versi yang menyebut bahwa Hephaestus adalah anaknya namun versi yang paling terkenal menyatakan Hera melahirkan sang dewa tanpa pasangan. Eris (dewi perselisihan) juga dikatakan anak Zeus.

Walaupun telah bernikah, Zeus telah berselingkuh dengan ramai dewi bahkan manusia. Dari hubungannya dengan Titan Leto, dia menjadi ayah Apollo dan Artemis. Dari seorang Pleiades yang bernama Maia memberikannya seorang putra bernama Hermes. Zeus juga berhubungan dengan saudarinya yang lain yakni Demeter. Hasilnya, dia menjadi ayah kepada Persephone. Menurut beberapa kisah, Zeus juga adalah ayah kepada Aphrodite dari hubungannya dengan Oceanid Dione, putri Oceanos dan Tethys walaupun versi yang terkenal menyebut bahwa Aphrodite terlahir dari buih lautan. Dionysus pula adalah anak dari hasil hubungan Zeus dengan seorang putri dari Thebes bernama Semele, putri Kadmos dan Harmonia. Dengan demikian itu Zeus kemungkinan merupakan ayah kepada semua Olympians muda.

Zeus bercinta dengan ramai manusia sehinggakan dia memiliki ramai anak. Kebanyakan anaknya menjadi raja yang terkenal dan pahlawan yang hebat.

Zeus melawan para Raksasa

Manusia yang pernah diperkosa oleh Zeus antaranya adalah Io, putri dewa sungai Inachus, dan melahirkan Epaphus, raja Mesir. Dalam wujud kerbau, Zeus pernah melarikan Europa, putri Agenor dan Telephassa, ke pulau Crete dan di sana mereka bercinta sehingga dia melahirkan Minos, Rhadamanthus dan Sarpedon. Zeus berubah wujud menjadi pancuran emas dan kemudiannya memperkosa Danaë, yang sedang dikurung oleh ayahnya di sebuah menara. Danaë lalu melahirkan Perseus, pendiri dinasti Perseid. Zeus juga telah menghamili Alcmene dengan menyamar sebagai Amphitryon, suaminya. Dari hubungan itu Alcmene melahirkan pahlawan yang terkenal iaitu Heracles.

Di Sparta, Zeus memperkosa Leda dalam wujud angsa, dan menjadi ayah Polydeuces dan Helen. Terdapat versi yang yang menyebut bahwa yang diperkosa oleh Zeus dalam wujud angsa dan kemudian melahirkan Helen adalah Nemesis, sedangkan Leda hanya membesarkan bayi Helen.

Zeus merupakan dewa terpenting dalam mitologi dan yang terkuat dikalangan para dewa. Oleh itu, dia memiliki banyak gelaran yang menunjukkan keagungannya. Antaranya Zeus Hospites (pelindung para tetamu), Zeus Philoxenon (pelindung orang asing), Zeus Aegiduchos (pembawa perisai Aegis), Zeus Horkios (penjaga sumpah), Zeus Agoraeus (pelindung perdagangan), Zeus Olympios (dewa Olympian), Astrapaios (pemegang kilat), Brontios (pemetir) dan sebagainya.

Zeus dipuja di banyak tempat di seluruh Greece. Antaranya di Crete, tempat sang dewa dikatakan dilahirkan. Di sana, Zeus disembah dengan julukan Zeus Velchanos (Zeus sang anak lelaki). Dengan gelaran Zeus Aetnaios, sang dewa dipuja di puncak Gunung Etna. Di Cephalonia, terdapat kuil untuk Zeus di Gunung Aenos dengan gelaran Zeus Aeneios. Orang Sparta menyembah sang dewa dengan menggelarkan Zeus sebagai Zeus Agamemnon.

Tempat pemujaannya yang utama adalah di Olympia, Elis. Setiap empat tahun sekali akan diadakan acara olahraga bagi menghormati sang dewa. Selain itu, terdapat kuil yang besar terletak di Gunung Lykaion, Arcadia dan di sana Zeus digelar Zeus Lykaios (Zeus si Serigala). Pada akhir bulan Februari atau awal bulan Mac akan diadakan festival Diasia didedikasikan untuk Zeus Meilichios di kota Athens setiap tahun.

Zeus memiliki hewan peliharan yang berupa helang emas gergasi. Dia juga memiliki kereta perang yang ditarik oleh kuda bersayap dan sang dewa pernah menggunakan ia untuk mengejar Typhoeus, naga raksasa putra Gaia.