Bahasa Kayu Agung
| Halaman ini diusulkan untuk dihapus, dengan alasan: Salin tempel dari sumber peta bahasa Sumbagsel yang super ngaco, lihat pembicaraan di sini. NB: "Bahasa" Kayu Agung jelas merupakan ragam rumpun Lampung-Komering; peta bahasa yang dikutip mengelirukannya dengan ragam-ragam Melayik hanya karena sama-sama menggunakan akhiran e taling (ciri areal per Tadmor 2002). (diskusikan) Jika Anda tidak menyetujui usulan ini, silakan beritahu alasan Anda di halaman diskusi penghapusannya. Jika halaman ini ternyata tidak layak untuk dihapus, atau Anda berniat untuk memperbaikinya, silakan hapus pemberitahuan ini. Jangan hapus pemberitahuan ini jika Anda yang memulai halaman ini. Lihat pula peraturan yang bisa menjadi alasan mengapa halaman ini diusulkan untuk dihapus. Halaman ini terakhir disunting oleh Swarabakti (Kontrib • Log) 53 hari 1127 menit lalu. |
Di Provinsi Sumatra Selatan
[sunting]Bahasa Kayu Agung dituturkan di wilayah Kecamatan Tanjungsakti Pumu, Kabupaten Lahat; Desa Landur, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang; Desa Rekimai Jaya, Kecamatan Semende Darat Tengah, Kabupaten Muara Enim; Desa Pagar Dewa, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur; Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI); Desa Lubuk Karet, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin; Desa Gedung Agung, Jati, Gunung Kembang, dan Lubuk Layang Ulu, Kabupaten Lahat; Desa Niur Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang; Desa Talang Taling, Lembak, Lubuk Nipis, Seleman, Talang Akar, Kabupaten Muara Enim; Desa Tanjung Kurung, Provinsi Sumatra Selatan; Desa Telang, Epil, Rantau Panjang, Kelurahan Sukomoro, Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA); Desa. Meranjat Ilir, Kabupaten Ogan Ilir, Kelurahan Pancur Pungah, Rantau Nipis, Blambangan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur; Desa Perigi, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OK); Desa Babatan Baru, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat; Desa Lubuk Rumbai, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas; dan Kelurahan Ngulak I dan Kelurahan Ngulak, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin.
Bahasa Kayu Agung yang terdapat di Sumatra Selatanterdapat sembilan dialek, yaitu (1) Dialek Lintang dituturkan di Kecamatan Tanjungsakti Pumu, Kabupaten Lahat; dan Desa Landur, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang. (2) Dialek Kimak dituturkan di Desa Rekimai Jaya, Kecamatan Semende Darat Tengah, Kabupaten Muara Enim. (3) Dialek Pagar Dewa dituturkan di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. (4) Dialek Pematang dituturkan di Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). (5) Dialek Penesak dituturkan di Desa Lubuk Karet, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin; Desa Gedung Agung, Jati, Gunung Kembang, dan Lubuk Layang Ulu, Kabupaten Lahat; Desa Niur Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang; Desa Talang Taling, Lembak, Lubuk Nipis, Seleman, Talang Akar, Kabupaten Muara Enim; Desa Tanjung Kurung, Provinsi Sumatra Selatan; Desa Telang, Epil, Rantau Panjang, Kelurahan Sukomoro, Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA); Desa. Meranjat Ilir, Kabupaten Ogan Ilir, Kelurahan Pancur Pungah, Rantau Nipis, Blambangan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. (6) Dialek Kayu Agung Perigi dituturkan di Desa Perigi, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). (7) Dialek Kikim dituturkan di Desa Babatan Baru, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat. (8) Dialek Lubuk Rumbai yang dituturkan di Desa Lubuk Rumbai, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas. (9) Dialek Ngulak dituturkan di Kelurahan Ngulak I dan Kelurahan Ngulak, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin.
Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, persentase perbedaan kesembilan dialek tersebut berkisar 51%--80%. Isolek Kayu Agung merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan berkisar 81--100% jika dibandingkan dengan bahasa Melayu, Komering, Lematang, Ogan, Pedamaran, dan Melayu.
Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
[sunting]Bahasa Kayu Agung yang berada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dituturkan di Desa Kimak, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka dan di Desa Sarang Mandi, Kecamatan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah. Bahasa Kayu Agung yang berada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdiri dari atas dua dialek, yaitu (1) Dialek Kimak dituturkan di Desa Kimak, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka. (2) Dialek Sarang Mandi dituturkan di Desa Sarang Mandi, Kecamatan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah.
Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, persentase perbedaan kedua dialek tersebut berkisar 51%--80%. Sementara itu, isolek Kayu Agung merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan berkisar 81%--100% jika dibandingkan dengan bahasa Melayu.
Referensi dan pranala luar
[sunting]
- https://globalrecordings.net/id/language/4693
- https://dapobas.kemdikbud.go.id/search?q=Kayu+Agung
- https://dapobas.kemdikbud.go.id/homecat.php?show=url/petabahasa&cat=&page=1
- https://dapobas.kemdikbud.go.id/category?cat=Persebaran+Bahasa+Daerah+Berdasarkan+Provinsi
- https://dapobas.kemdikbud.go.id/homecat.php?show=url/regbahasa&cat=5&page=3&listby=1
- https://dapobas.kemdikbud.go.id/category?cat=Registrasi+Bahasa
- https://petabahasa.kemdikbud.go.id/databahasa.php
- https://petabahasa.kemdikbud.go.id/provinsi.php
- https://labbineka.kemdikbud.go.id/bahasa/daftarbahasa
- https://labbineka.kemdikbud.go.id/bahasa/vitalitas