Bahasa Pasir

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Di Provinsi Kalimantan Timur[sunting]

Bahasa Pasir (Paser) termasuk salah satu bahasa yang memiliki jumlah penutur yang cukup besar di Kalimantan Timur. Bahasa Pasir (Paser) dituturkan oleh masyarakat di Kelurahan Sepaku dan Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku; di Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam; di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu; di Kelurahan Long Kali, Kecamatan Long Kali; dan di Desa Samuntai, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Penajam Paser Utara. Selain di Kabupaten Penajam Paser Utara, Bahasa Pasir (Paser) juga dituturkan di Kabupaten Paser. Di Kabupaten Paser, Bahasa Pasir (Paser) dituturkan antara lain di Desa Sandeley, Kecamatan Kuaro; di Desa Swan Slutung dan Desa Muara Langon, Kecamatan Muara Komam; di Desa Busui, Kecamatan Batu Sopang; di Desa Lomu dan Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau; di Desa Pasir Belengkong dan Desa Bekoso, Kecamatan Pasir Belengkong; di Kelurahan Long Kali, di Desa Muara Toyu, dan di Desa Kepala Telake, Kecamatan Long Kali.

Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, isolek Pasir (Paser) yang digunakan di wilayah-wilayah tutur tersebut berada pada kategori beda dialek, dengan persentase perbedaan berkisar 51%--79%. Bahasa Pasir (Paser) terdiri atas sepuluh dialek, yaitu

  1. dialek Sepaku yang dituturkan di Kelurahan Sepaku, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara;
  2. dialek Mentawir yang dituturkan di Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara;
  3. dialek Swan Slutung yang dituturkan di Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Komam dan Desa Busui, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser;
  4. dialek Langon yang dituturkan di Desa (Muara Langon), Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser;
  5. dialek Paser Belengkong yang dituturkan di Desa Pasir Belengkong dan Desa Bekoso, Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser;
  6. dialek Sandeley yang dituturkan di Desa Sandeley, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser;
  7. dialek Sotek yang dituturkan di Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam dan Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara;
  8. dialek Muara Toyu yang dituturkan di Desa Muara Toyu, Kecamatan Long Kali, Desa Kepala Telake, Kecamatan Long Kali, dan Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser;
  9. dialek Lomu yang dituturkan di Desa Lomu, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser;
  10. dialek Long Kali yang dituturkan di Kelurahan Long Kali, Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser dan di Desa Samuntai, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser.

Berdasarkan penghitungan dialektometri, isolek Pasir (Paser) merupakan sebuah bahasa dengan persentase perbedaan berkisar 81%--100% jika dibandingkan dengan bahasa-bahasa lainnya yang ada di Provinsi Kalimantan Timur, misalnya dengan Bahasa Basap, Bahasa Benuaq, Bahasa Bulungan, Bahasa Punan Merah, Bahasa Dusun, dan Bahasa Long Lamcin.

Referensi dan pranala luar[sunting]

Wikipedia-logo.png
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai: