Bahasa Manggarai

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur[sunting]

Bahasa Manggarai dituturkan di Desa Tangge, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat; di Desa Golo Meni, Desa Mukun (Pong Bali), Desa Mbengan, Kecamatan Kota Komba; di Desa Nanga Mejedan Desa Langga Sai, Kecamatan Elar Selatan; dan di Desa Gising (Elar Selatan), Golo Linus, dan Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi NTT.

Menurut pengakuan penduduk, Desa Tangge berbatasan dengan Desa Siru di sebelah barat, berbatasan dengan Desa Ponto Ara di sebelah timur, Desa Poco Ruteng di sebelah utara, dan Desa Mangalili di sebelah selatan. Pada ketiga desa pertama masyarakatnya juga menuturkan Bahasa Manggarai, sedangkan di Desa Mangalili masyarakatnya menuturkan tiga bahasa, yaitu Bahasa Bima, Bahasa Ende, dan Bahasa Manggarai. Bahasa Manggarai juga dituturkan di Desa Paka, Kecamatan Satar Mese dan di Desa Meler, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT.

Bahasa Manggarai terdiri atas lima dialek, yaitu

  1. dialek Tangge yang dituturkan di Desa Tangge, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat,
  2. dialek Manus yang dituturkan Desa Golo Meni dan Desa Mukun (Pong Bali), Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur,
  3. dialek Rajong (Kesar) yang dituturkan di Desa Mbengan, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur; di Desa Nanga Meje dan Langga Sai Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur,
  4. dialek Kepo yang dituturkan di Desa Mbengan, Gising (Elar Selatan), Golo Linus, dan Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan Kabupaten Manggarai Timur, dan
  5. dialek Rembong di Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur.

Persentase perbedaan dialek Manus dengan dialek Rajong (Kesar) sebesar 65%. Persentase perbedaan dialek Bahasa Manus dengan dialek Kepo sebesar 60%. Persentase perbedaan dialek Manus dengan dialek Rembong sebesar 74%. Persentase perbedaan dialek Kepo dengan dialek Rembong sebesar 69%. Berdasarkan penghitungan dialektometri, isolek Manggarai merupakan bahasa tersendiri apabila dibandingkan dengan Bahasa Sikka, Bahasa Lamaholot, dan Bahasa Komodo dengan persentase perbedaan antara 95%--100%.

Referensi dan pranala luar[sunting]

Wikipedia-logo.png
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai: