Romawi Kuno/Pengetahuan/Angka
Bangsa Romawi mempergunakan beberapa sistem berbeda untuk penulisan angka. Kadang mereka menulis angka seperti ini: I II III IV V dan di lain waktu mereka mempergunakan angka Yunani. Angka Romawi tidak selalu ditulis dengan cara yang sama. Berikut ini adalah tabel yang menunjukkan angka Romawi.
| Lambang | Nilai |
|---|---|
| I | 1 |
| II | 2 |
| III | 3 |
| IV (atau IIII) | 4 |
| V | 5 |
| VI | 6 |
| VII | 7 |
| VIII | 8 |
| IX (atau VIIII) | 9 |
| X | 10 |
| XI | 11 |
| XIV | 14 |
| XIX | 19 |
| XX | 20 |
| XXX | 30 |
| XL | 40 |
| L | 50 |
| LX | 60 |
| XC | 90 |
| C | 100 |
| CC | 200 |
| CD | 400 |
| D | 500 |
| DC | 600 |
| CM | 900 |
| M | 1000 |
Jadi, MMIII adalah 2003, dan XXIV adalah 24, dan CLVII adalah 157. Menaruh angka yang lebih besar seperti V setelah angka yang lebih kecil seperti I berarti V dikurangi I atau 5 dikurangi 1 yang berarti 4.
Berikut ini adalah beberapa contoh lainnya:
- 314 = CCCXIV
- 26 = XXVI
- 1975 = MCMLXXV
- 2010 = MMX
Dengan sistem penulisan seperti ini, anak-anak Romawi mengalami kesulitan ketika melakukan perkalian, pembagian, atau penambahan angka dalam jumlah besar. Karena itu, anak-anak Romawi, bahkan anak-anak yang bersekolah, tidak melakukan perkalian dan pembagian angka besar di kertas, tetapi mereka menghafal tabel perkalian. Untuk angka-angka besar, mereka mempergunakan papan hitung atau abacus. Tetapi banyak perkalian dan pembagian angka besar biasanya dilakukan oleh orang Romawi yang ahli, bukan oleh orang biasa.
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||