Romawi Kuno/Sastra/Plinius Muda

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Patung Plinius Muda

Gaius Plinius Caecilius Secundus adalah keponakan Plinius Tua. Dia mengunjungi pamannya di Pompeii ketika pamannya mati akibat letusan gunung berapi, tapi Plinius Muda berhasil selamat. Plinius Muda menuliskan catatan tentang peristiwa itu. Di kemudian hari, dia menjadi politikus yang cukup penting di bawah pemerintahan kaisar Trajanus.

Trajanus mengangkat Plinius sebagai gubernur di Bithynia pada tahun 117 SM. Dalam masa pemerintahannya, Plinius bentrok dengan para penyebar agama Kristen. Ketika itu orang Romawi masih menyembah para dewa, jadi agama Kristen dinyatakan ilegal.

Plinius adalah penulis surat yang hebat. Dia merawat salinan surat-suratnya dan kemudian menerbitkannya supaya dapat dibaca semua orang. Banyak dari surat-suratnya yang masih tersisa hingga saat ini. Surat-surat itu berisi informasi mengenai kehiduapn para aristokrat Romawi yang mewah pada masa keemasan Kekaisaran Romawi.