Bahasa Awe

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Di Provinsi Papua Barat[sunting]

Bahasa Awe (Maweyo, Kaburi) dituturkan oleh masyarakat di |Kampung Benawa II, Distrik Kokoda Utara, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat. Penutur bahasa Awe ± 395 orang. Bahasa ini masih digunakan oleh semua kelompok umur. Selain di |Kampung Benawa II, bahasa ini juga dituturkan di |Kampung Benawa I, Kabareme, dan Sumano.

Menurut pengakuan penduduk, di sekeliling |Kampung Benawa II dituturkan bahasa-bahasa lain. Sebelah timur |Kampung Benawa II terdapat |Kampung Udagaga yang masyarakatnya menuturkan Bahasa Eme, di sebelah barat terdapat |Kampung Puragi yang masyarakatnya merupakan etnik Iwaro, Iwar, Nerage, dan Augama menuturkan Bahasa Iwaro, sebelah utara terdapat |Kampung Benawa I yang masyarakatnya menuturkan Bahasa Awe (Maweyo, Kaburi), dan sebelah selatan adalah |Kampung Negeri Besar yang masyarakatnya menuturkan Bahasa Eme.

Masyarakat penutur Bahasa Awe (Maweyo, Kaburi) yang tinggal di |Kampung Benawa II adalah etnik atau suku Mareno (Marane, Kosiriago). Nama Kosiriago dipakai ketika perang Hongi. Nama ini kemudian berubah menjadi Marane dalam pemerintahan. Masyarakat di Benawa II adalah suku yang mempunyai fam Aume, Kabie, Ohame, Yare, Oraite, More, Modupe, dan Bodie.

Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, yang merupakan hasil perbandinganisolek Awe dengan Bahasa Maibrat yang berada di sekitar menunjukkan bahasa yang berbeda dengan perbedaan leksikal dan fonologi sebesar 98%.

Referensi dan pranala luar[sunting]

Wikipedia-logo.png
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai: