Abad Pertengahan/Sejarah/Akhir/Perang Mawar

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Jump to navigation Jump to search
<< Perang Seratus Tahun Perang Mawar - Abad Pertengahan Henry VIII >>
Simbol mawar putih keluarga York
Simbol mawar merah keluarga Lancester

Setelah Perang Seratus Tahun, para bangsawan Inggris saling bertikai demi memperebutkan kekuasaan, sehingga terjadilah perang saudara berkepanjangan di Inggris pada 1455-1485 M.

Hampir semua orang kaya di Inggris terlibat dalam perang ini dan memilih salah satu pihak.

Di satu pihak ada Wangsa Lancaster, yang simbolnya adalah mawar merah. Pada pihak lawannya adalah Wangsa York, yang simbolnya adalah mawar putih. Kedua keluarga ini merupakan keturunan Raja Edward III, sehingga keduanya merasa paling berhak memimpin Inggris.

Pada akhir perang pada 1485 M, sebuah keluarga baru berkuasa, yaitu keluarga Tudor, dengan rajanya adalah Henry VII. Henry VII adalah raja yag kuat, dan ia mampu melemahkan aristokrasi supaya ia dapat terus berkuasa. Ia juga memperkuat parlemen, namun bukan parlemen aristokrasi. Henry VII bekerja sama terutama dengan bagian kelas bawah baru di parlemen, yaitu Dewan Rakyat, dan bukan dengan Dewan Lord yang dihuni para bangsawan.