Abad Pertengahan/Sejarah/Akhir/Polandia

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Jump to navigation Jump to search
<< Polandia - Abad Pertengahan Tinggi Polandia - Abad Pertengahan >>
Kerajaan gabungan Polandia-Lithuania 1386-1434 M

Ratu Jadwiga baru berusia sepuluh tahun pada 1384 M ketika naik tahta. Pada 1385 M, ia berusia 12 tahun dan menikahi Jogaila, Adipati Lithuania, sekaligus menyatukan Polandia dan Lithuania untuk membentuk kekaisaran yang lebih besar yang dapat mempertahankan diri melawan Kekaisaran Romawi Suci di barat dan Kekaisaran Rusia di timur.

Sejak 1385 M , Polandia dan Lithuania disatukan dalam satu kekaisaran. Adipati Jogaila memeluk Kristen dan memerintah sebagai raja Wladyslaw II. Kekaisaran Wladyslaw dan Jadwiga tak hanya meliputi Polandia dan Lithuania modern, melainkan meliputi pula wilayah yang kini menjadi Belarus dan Ukrainia. Kekaisaran ini cukup besar untuk mempertahankan diri melawan invasi Mongol dari timur dan invasi Jerman dari barat. Wladyslaw II berkuasa cukup lama, yaitu selama 48 tahun, sehingga ia mampu benar-benar meneguhkan Polandia dan Lithuania sebagai satu kekaisaran.

Pada 1500 M, Kekaisaran Polandia-Lithuania juga menguasai Bohemia dan Hongaria, yang membuatnya menguasai sebagian besar Eropa tengah dan timur. Akan tetapi pada 1526 M, Kesultanan Utsmaniyah menyerang Hongaria, dan memenangkan pertempuran besar di sana. Raja Hongaria dan Bohemia, Louis II, terbunuh dalam pertempuran itu. Akibatnya, Utsmaniyah merebut bagian timur Hongaria, sedangkan Austria berhasil merebut bagian baratnya. Meskipun demikian, Polandia-Lithunua tetap kuat hingga 1500-an M.