Yunani Kuno/Kuliner

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Patung pembuat roti

Bagi orang Yunani kuno, makanan membedakan manusia dari dewa dan hewan. Dewa tidak perlu makan, dan hewan memakan makanan mentah, sementara orang beradab memasak makanan terlebih dahulu. Namun orang Yunani juga senang memakan daging segar, jika telah dikurbankan untuk dewa atau jika merupakan hasil buruan. Orang Yunani percaya bahwa dewa Dionysos merupakan bagian dari anggur yang mereka minum, dan dewu Persephone bagian dari roti yang mereka makan.

Roti dan anggur, ditambah minyak zaitun, adalah makanan sehari-hari bagi sebagian besar orang di Yunani kuno. Mereka juga suka keju jika dapat memperolehnya. Mereka juga suka makan sayuran, terutama lentil, buncis, kacang hijau, dan kacang-kacangan lainnya, serta kubis, lobak, bawang, bawang merah, bawang putih, dan bawang daun. Untuk buah-buahan, mereka biasanya memakan apel, ara, dan almond. Orang Yunani kemungkinan baru mengkonsumsi ayam dan telur sejak 500-an SM. Orang Yunani menyukai ikan, dan konsumsi ikan mereka mungkin adalah yang tertinggi di Mediterania. Namun mereka jarang makan daging, yang biasanya hanya dimakan saat hari libur. Untuk makanan penutup, orang Yunani menyukai kue dengan madu, serta yogurt dengan madu dan walnut.