Yunani Kuno/Sejarah/Perang Peloponnesos/Akhir

Dari Wikibuku bahasa Indonesia, sumber buku teks bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Sparta mengalahkan Ekspedisi Sisilia Athena pada 415 SM. Ditambah lagi, kini mereka mendapat bantuan dari jenderal Athena, Alkibiades, yang telah membelot ke kubu Sparta. Alkibiades mengajari pasukan Sparta cara bertempur di lautan, jadi Sparta mulai memenangkan lebih banyak pertempuran melawan Athena. Akan tetapi pada 412 SM, reputasi Alkibiades di Sparta sudah menjadi sangat buruk. Plutarkhos menyebutkan bahwa Alkibiades diduga bersetubuh dengan ratu Sparta.

Karena kasus tersebut, Alkibiades harus meninggalkan Sparta. Dia kabur untuk meminta perlindungan kepada satrap Persia, Tissaphernes, di Lydia. Alkibiades meyakinkan Tissaphernes untuk memberikan uang kepada Athena jika Athena mau mengangkat Alkibiades sebagai jenderal lagi. Mereka juga harus berhenti melaksanakan demokrasi. Sebagai gantinya, Tissaphernes ingin agar Athena menerapkan oligarki yang dijalankan oleh para jenderal. Athena setuju dengan hal tersebut kalau itu akan membantu mereka memenangkan perang melawan Sparta. Para jenderal akhirnya memang mendapat kekuasaan, tapi Tissaphernes tidak memberikan uang yang ia janjikan. Jadi Alkibiades tidak diangkat sebagai jenderal. Beberapa sekutu Athena berpindah ke pihak lain. Ini menyebabkan Oligarki Athena mulai bernegosiasi dengan Sparta bahwa mereka bersedia menyerah.

Pada saat itu, sebagian besar angkatan laut Athena sedang berlabuh di Pulau Samos. Akan tetapi setelah mereka mendengar bahwa oligarki berkuasa di Athena, para tentara menjadi sangat marah karena kehilangan demokrasi dan karena keputusan menyerah. Mereka mengangkat Alkibiades sebagai jenderal mereka, dan mereka menuntt agar Athena menerapkan demokrasi kembali.